tante cantik kesepian istri orang selingkuh dengan brondong akibat tidak puas ngeseks sama suaminya. tante kesepian cantik toket gede mulus lagi, beruntung aku dapat ngentot memeknya. pinggulku semakin cepat. “Saya…ahhh…..mau….keliar…mas….agghh….a
aggh…..”,katanya lagi. Dan benar saja,bbrp detik kemudia Mbak Lina
mengerang penuh nikmat. “Maass….saya…aghhh….keluar….aggghhh…….
Aggghh…….”,erangnya. Kurasakan ada cairan hangat yang melumuri penisku
didalam vaginanya. Setelah itu,akupun meminta Mbak Lina yang berada
diatas. Aku segera terlentang,dan Mbak Lina pun segera mengangkangi
penisku. Diarahkannya penisku menuju lubangnya,dan setelah pas
ditekannya tubuh Mbak Lina turun hingga penisku terbenam seluruhnya
didalam lubang kenikmatan Mbak Lina.
ni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu
Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang
pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol
ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika
ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.
tante cantik kesepian istri orang selingkuh dengan brondong akibat tidak
puas ngeseks sama suaminya. tante kesepian cantik toket gede mulus
lagi, beruntung aku dapat ngentot memeknya
ni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu
Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang
pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol
ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika
ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.
Mbak Lina mulai memijit
bagian paha atas hingga selangkangan dalam. Karena aku memakai boxer
pendek saat itu,maka sedikit terbukalah sebuah rongga dimana tangan Mbak
Lina kadang menyentuh “bola”ku… Mbak Lina tampak memijat sambil
sesekali melirik kearah bagian menonjol didepannya itu. Tangan Mbak Lina
semakin sering menyentuh bagian selangkanganku,dan itu semakin membuat
aku horny bukan main. Disaat keheningan sejenak itu,Mbak Lina kemudia
nyeletuk. “Mas
rumah kecil di komplek perumahan tersebut. Kami berdua berangkat dengan
memakai mobil saya. Karena lokasinya masih baru dan masih dalam tahap
pembangunan, sehingga sesampainya di lokasi, suasananya terlihat sepi,
tidak ada seorang pun di tempat itu. Kami berdua berkeliling-keliling
dengan berjalan kaki melihat-lihat rumah-rumah yang baru dibangun. Saya
ajak Mbak Yati masuk ke salah satu rumah yang sedang dibangun, yang
tentunya masih kosong, kami melihat-lihat ke dalamnya. Kami berjalan
berdampingan, dan setelah masuk ke salah satu rumah yang sedang
dibangun. Dengan tiba-tiba saya dekap pundaknya tante cantik kesepian istri orang selingkuh dengan brondong akibat tidak
puas ngeseks sama suaminya. tante kesepian cantik toket gede mulus
lagi, beruntung aku dapat ngentot memeknya
,pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi
gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas
mau dong saya rekatkan ke dada saya, perasaan saya pada saat itu tidak
menentu, antara senang, takut kalau-kalau dia marah dan menampar saya,
danperasaan birahi yang sudah sangat menggebu. Tetapi syukur, ternyata
dia hanya tersenyum memandang saya. Melihat tidak ada penolakan yang
berarti, saya mulai berani untuk mencium pipinya,
menganggap saya sudah seperti anaknya sendiri. Sehingga Mbak Yati tidak
merasa malu untuk bertingkah wajar di hadapanku, terutama pengalaman
kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi
gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas
mau dongsekali dia sudah terbiasa berpakaian minim, meskipun saya ada
di depannya. Apabila selesai mandi, dan keluar dari kamar mandi, Mbak
Yati tanpa malu-malu jalan di hadapan saya hanya dengan melilitkan
handuk di tubuhnya. Sehingga dengan jelas sekali terlihat kemolekan
tubuhnya. Warna kulitnya yang kuning bersih, dengan bentuk pantat yang
bulat dan sintal, serta sepasang lengan yang indah dengan bebasnya dapat
dipandangi, meskipun saya pada saat itu masih SD ataupun SMP, tetapi
secara naluri, saya sudah ingin juga melihat tante cantik kesepian istri orang selingkuh dengan brondong akibat tidak
puas ngeseks sama suaminya. tante kesepian cantik toket gede mulus
lagi, beruntung aku dapat ngentot memeknya
Sejak itu kami sering melakukannya, sedikitnya sebulan sekali, dan kami
berkomitmen ini hanya dilakukan berempat, Bahkan kini muncul ide baru
dari Atiek untuk menambah menjadi tiga pasangan. Hanya saat ini kami
belum menemukan pasangan yang bisa diajak main. Pengalaman ini ditulis
juga atas persetujuan kami semua.
Kini aku mulai merasakan secara rinci apa yang sedang dia lakukan
padaku. Jari-jarinya yang kasar terus menari-nari di kemaluanku terasa
sangat menggelikan saraf-saraf peka birahiku. Aku mulai merasakan
kenikmatan. Aku merasakan jari-jari Mas Tondy sangat pintar
membangkitkan kehausan birahi para wanita.tante cantik kesepian istri orang selingkuh dengan brondong akibat tidak
puas ngeseks sama suaminya. tante kesepian cantik toket gede mulus
lagi, beruntung aku dapat ngentot memeknya
penat disekujur tubuhku akibat disenggamai lelaki gagah itu membuatku
bermalasan sepanjang hari itu. Saat Mas Naryo pulang sore harinya,
kulihat dia membawa bungkusan plastik di tangannya. Dia membawa mie
goreng dan puyunghai kesukaanku. Seakan aku melupakan apa yang telah
terjadi siang tadi kini aku duduk makan bersama suamiku dengan perasaan
penuh galau. Pada Mas Naryo aku sampaikan keinginanku untuk beberapa
waktu aku pulang mudik. Aku bilang sudah kangen sama sanak famili di
Salatiga. Mas Naryo menatap aku, menatap mataku. Dia berusaha membaca
relung hatiku. Dia setuju aku pulang. Dia menyadari bahwa aku masih
dalam proses adaptasi dalam menyelami kehidupan Jakarta. Dia akan
menjemputku saat kembali ke Jakarta nanti.
tante cantik kesepian istri orang selingkuh dengan brondong akibat tidak
puas ngeseks sama suaminya. tante kesepian cantik toket gede mulus
lagi, beruntung aku dapat ngentot memeknya
Cerita Sex Tante Girang, Memek Tante Girang, Foto Bugil
Ngintip istri Tetangga Bohai Mandi Ketahuan
cerita gue waktu ngintip tetangga bernama ibu lina yang bohai mandi . gara gara penasaran sama bodi tante lina yang bohai susunya gede bikin kontol ngaceng. suatu ketika waktu di rumahnya sepi gue beranii diri ngintip tante tetangga itu. tante liba bukan tante girang tapi seksi montok bohai cantik biar kata sudah punya anak dua dan usia nya sudah 40 tahun
Ngintip istri Tetangga Bohai Mandi
kupun pahamDijilatinya kepala penisku. Geli dan nikmat…. Lalu,dikulumnya penisku dari kepala hingga batangnya. Enak sekali sepongan Mbak Lina ini,pikirku… Saat dia membungkuk menikmati batang penisku,kumainkan bibir vaginanya,dan perlahan2 kumasukkan jariku kedalamnya. Vagina Mbak Lina sudah basah,pikirku…. ( Maklum,janda muda…pastinya haus akan kepuasan…pikirku…) Mbak Lina semakin binal mengulum penisku. Dan aku pun semakin bernafsu untuk menjilati vagina Mbak Lina. Bbrp menit kemudian,kuminta Mbak Lina yang terlentang. Diapun menurut. Dia membuka pahanya,dan langsung
Ngintip istri Tetangga Bohai Mandi
apainya keinginan. Hal ini terjadi secara kebetulan, ketika suatu sore MBak Yati minta tolong saya untuk mengantarkan melihat komplek perumahan yang baru di pinggiran kota, karena dia bermaksud membeli rumah kecil di komplek perumahan tersebut. Kami berdua berangkat dengan memakai mobil saya. Karena lokasinya masih baru dan masih dalam tahap pembangunan, sehingga sesampainya di lokasi, suasananya terlihat sepi, tidak ada seorang pun di tempat itu. Kami berdua berkeliling-keliling dengan berjalan kaki melihat-lihat rumah-rumah yang baru dibangun. Saya ajak Mbak Yati masuk ke salah satu rumah yang
Ngintip istri Tetangga Bohai Mandi
Sejak itu kami sering melakukannya, sedikitnya sebulan sekali, dan kami berkomitmen ini hanya dilakukan berempat, Bahkan kini muncul ide baru dari Atiek untuk menambah menjadi tiga pasangan. Hanya saat ini kami belum menemukan pasangan yang bisa diajak main. Pengalaman ini ditulis juga atas persetujuan kami semu
Ngintip istri Tetangga Bohai Mandi
ertentu, misalnya salah satu dari pasangan di antara kami ada yang sakit atau bepergian atau karena sebab yang lain. Suasana seperti itu juga terjadi di keluarga tetangga sekitar kami. Pada pagi hari rata-rata sepi. Anak-anak kami pergi ke sekolah yang berbeda jadwal dan para suami hampir seharian penuh mencari sandang pangan.Tante Bugil
Sehabis menikah aku langsung mengikuti suami tinggal di Ibu Kota, Jakarta. Sebagai pegawai negeri
Ngintip istri Tetangga Bohai Mandi
Ngintip istri Tetangga Bohai Mandi
kupun pahamDijilatinya kepala penisku. Geli dan nikmat…. Lalu,dikulumnya penisku dari kepala hingga batangnya. Enak sekali sepongan Mbak Lina ini,pikirku… Saat dia membungkuk menikmati batang penisku,kumainkan bibir vaginanya,dan perlahan2 kumasukkan jariku kedalamnya. Vagina Mbak Lina sudah basah,pikirku…. ( Maklum,janda muda…pastinya haus akan kepuasan…pikirku…) Mbak Lina semakin binal mengulum penisku. Dan aku pun semakin bernafsu untuk menjilati vagina Mbak Lina. Bbrp menit kemudian,kuminta Mbak Lina yang terlentang. Diapun menurut. Dia membuka pahanya,dan langsung
Ngintip istri Tetangga Bohai Mandi
apainya keinginan. Hal ini terjadi secara kebetulan, ketika suatu sore MBak Yati minta tolong saya untuk mengantarkan melihat komplek perumahan yang baru di pinggiran kota, karena dia bermaksud membeli rumah kecil di komplek perumahan tersebut. Kami berdua berangkat dengan memakai mobil saya. Karena lokasinya masih baru dan masih dalam tahap pembangunan, sehingga sesampainya di lokasi, suasananya terlihat sepi, tidak ada seorang pun di tempat itu. Kami berdua berkeliling-keliling dengan berjalan kaki melihat-lihat rumah-rumah yang baru dibangun. Saya ajak Mbak Yati masuk ke salah satu rumah yang
Ngintip istri Tetangga Bohai Mandi
Sejak itu kami sering melakukannya, sedikitnya sebulan sekali, dan kami berkomitmen ini hanya dilakukan berempat, Bahkan kini muncul ide baru dari Atiek untuk menambah menjadi tiga pasangan. Hanya saat ini kami belum menemukan pasangan yang bisa diajak main. Pengalaman ini ditulis juga atas persetujuan kami semu
Ngintip istri Tetangga Bohai Mandi
ertentu, misalnya salah satu dari pasangan di antara kami ada yang sakit atau bepergian atau karena sebab yang lain. Suasana seperti itu juga terjadi di keluarga tetangga sekitar kami. Pada pagi hari rata-rata sepi. Anak-anak kami pergi ke sekolah yang berbeda jadwal dan para suami hampir seharian penuh mencari sandang pangan.Tante Bugil
Sehabis menikah aku langsung mengikuti suami tinggal di Ibu Kota, Jakarta. Sebagai pegawai negeri
Ngintip istri Tetangga Bohai Mandi
Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab
ini adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.
Maka,pastilah tampak penisku yang sudah tegang drtd langsung mencuat. Akupun dalam keadaan telanjang bulat. Mbak Lina mulai memijit batang penisku. “Wahh…besar ya burungnya,mas.”,katanya. Aku hanya mengangguk menahan nikmat dan konak. “Mbak,dibuka jg donk bajunya. Biar sama2 telanjang.”,pintaku. “Nanti ada org gmn,mas.”sahutnya. “Ga ada koq. Rumah lagi sepi. Tenang aja,Mbak.”,jawabku. Mbak Lina pun mulai melucuti dasternya,hingga CD yang dia pakai. Kulihat kali ini,kemolekan tubuh Mbak Lina yg drtd memni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.buatku penasaran. Payudaranya kulihat cukup besar,sekitar 34. Puting berwarna coklat,dan bagian bawahnya,ada sedikit bulu jembi yang menghiasi. Lalu,Mbak Lina kembali duduk disamping tubuhku sambil kembali memijit2 batang penisku. Akupun mulai menjamah payudaranya yg masih kenyal itu,dan meremasnya. Aku benar2 horny saat itu….. Saat memijit penisku,kuminta Mbak Lina sedikit membungkuk untuk dapat kulihat vaginanya. Sekalian agar dia bs mengulum penisku. Langsung saja,dia lumuri kepala penisku dengan ludahnya dari kepala hingga batangnya menggunakan lidahnya.
Blless…. Terbenamlah kepala penisku,dan kudorong hingga seluruh batang penisku tertanam semuanya. Mbak Lina langsung mendesah. “Aaagghhh….”desahnya. Akupun bergerak perlahan. Vagina Mbak Lina terasa hangat sekali,dan masih terasa sempit. “Aaghhh….Agghh…..Agghh…….ohh……”,de sah nakal Mbak Lina. bbrp menit kemudian,Mbak Lina berkata sambil terbata2 manahan nikmat. “Aghh…terusin…mas….lebih..ce..pat…”,rinthn ya. Akupun menggoyangkan pinggulku semakin cepat. “Saya…ahhh…..mau….keliar…mas….agghh….a aggh…..”,katanya lagi. Dan benar saja,bbrp detik kemudia Mbak Lina mengerang penuh nikmat. “Maass….saya…aghhh….keluar….aggghhh……. Aggghh…….”,erangnya. Kurasakan ada cairan hangat yang melumuri penisku didalam vaginanya. Setelah itu,akupun meminta Mbak Lina yang berada diatas. Aku segera terlentang,dan Mbak Lina pun segera mengangkangi penisku. Diarahkannya penisku menuju lubangnya,dan setelah pas ditekannya tubuh Mbak Lina turun hingga penisku terbenam seluruhnya didalam lubang kenikmatan Mbak Lina.
ni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.
Mbak Lina tampak memejamkan mata sambil bergoyang naik-turun. Sesekali dia bergerak memutarkan pinggulnya. Dia bergoyang sambil tak henti2 nya mendesah. Kulihat,dia sambil sesekali meremas sendiri payudaranya. Binal sekali janda ini…..pikirku……! bbrp menit Mbak Lina bergoyang diatas tubuhku,dia pun mencabut penisku. Akupun memintanya terlentang,agar aku bs menggoyang tubuh sintalnya itu dr atas. Mbak Lina pun terlentang sambil membuka selangkangannya,seakan mempersilahkan penisku untuk memasuki “pintu rumah”nya…. Tak menuggu waktu,aku segera membenamkan penisku dan bergerak pelan. Sambil sesekali kuciumi payudara Mbak Lina,dan kuhisap putingnya yang menegang karena terangsang. Lalu,kutaruh kedua kakinya diatas pundakku,dan kugoyang. “Agghh……mass…….ahhhh…….mmppphhh…..”, desahnya. Kuturunkan kakinya,dan kembali kuhisap putingnya yang sangat menggoda itu. Kaki Mbak Lina tampak merangkul pinggulku dan membantu doronganku. Tak berapa lama,kembali Mbak Lina mengerang. “Aggh….Maass……Ouugghh……..”erangnya.
ni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.
Akupun pahamDijilatinya kepala penisku. Geli dan nikmat…. Lalu,dikulumnya penisku dari kepala hingga batangnya. Enak sekali sepongan Mbak Lina ini,pikirku… Saat dia membungkuk menikmati batang penisku,kumainkan bibir vaginanya,dan perlahan2 kumasukkan jariku kedalamnya. Vagina Mbak Lina sudah basah,pikirku…. ( Maklum,janda muda…pastinya haus akan kepuasan…pikirku…) Mbak Lina semakin binal mengulum penisku. Dan aku pun semakin bernafsu untuk menjilati vagina Mbak Lina. Bbrp menit kemudian,kuminta Mbak Lina yang terlentang. Diapun menurut. Dia membuka pahanya,dan langsung kusosor vaginanya yg sudah basah itu. Kumainkan dengan lidah klitorisnya,Mbak Lina pun menggelinjang sambil merintih. Akupun semakn bernafsu menikmati gurihnya vagina Mbak Lina. Mbak pun tampak sangat menikmati. Selang beberapa menit,kusudahi adegan jilmek itu,dan kuminta Mbak Lina untuk menungging. Tanpa basa-basi,Mbak Lina yang jg sudah dibutakan nafsu hanya menurut saja. Setelah dalam posisi nungging spt itu,langsung kutusukkan penisku. Kutembus bibir vaginanya yg sudah dilumuri cairan dari dalam lubangnya.
Bbrp lama kemudian,aku disuruhnya membalikkan badan. DASSHH… Ini dia. Mana si “dedek” lagi bangun,ga pake CD pula. Sial…pikirku. “Mas…sekarang mas terlentang,bagian belakang udah,tinggal yg depan.”,katanya. “Ehh….iya…”,jawabku. Akupun membalikkan badan. Saat aku terlentang,Mbak Lina tampak terbelalak melihat boxerku seakan menonjol keatas. Aku bingung bukan main. Malu pula. Tapi ternyata…Mbak Lina merespon biasa alias positif akan pemandangan itu. Dan malah menggoda. “Wahh….kenapa itu,mas burungnya…?”godanya. Aku yang sedikit malu,malah nekat menjawab seadanya. “Lagi berdiri,Mbak.. Ga tau knp… Minta dipijit jg kyknya…”,balasku sambil tersenyum. Mbak Lina hanya tersenyum. Mbak Lina mulai memijat bagian kaki depanku. Sambil tidur terlentang,sempat kuintip dibalik dasternya saat dia membungkuk utk memijat kakiku. BUSEETT….Ternyata Mbak Lina ga pake BH…!!! Kunikmati pemandangan itu sepuasnya,saat Mbak Lina tak sadar. Payudaranya menggantung dengan indah. Ini semakin memperkeras berdirinya si “dedek”… Ahh……!!!
ni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.
Mbak Lina mulai memijit bagian paha atas hingga selangkangan dalam. Karena aku memakai boxer pendek saat itu,maka sedikit terbukalah sebuah rongga dimana tangan Mbak Lina kadang menyentuh “bola”ku… Mbak Lina tampak memijat sambil sesekali melirik kearah bagian menonjol didepannya itu. Tangan Mbak Lina semakin sering menyentuh bagian selangkanganku,dan itu semakin membuat aku horny bukan main. Disaat keheningan sejenak itu,Mbak Lina kemudia nyeletuk. “Masih berdiri jg ya,mas…”,katanya. “Ga tau,Mbak…Minta dipijit ni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.jg mungkin.”,jawabku menggoda. “Emang masnya mau saya pijitin burungnya…?”tanyanya. “Ya mau lah,Mbak. Klo bisa malah ga cuma dipijit.”,sahutku semangat. “Pijit aja dl ya,mas… Soal yang lain…ya….gmn ya….”,pikirnya. “Soal biaya,nanti saya bayar 2x lipat deh,Mbak. Plus saya kasih uang Tip.”,jawabku mupeng. “Gimana…? Mau kan,Mbak..?”,tanyaku penuh harap. “Boleh deh,mas… Asal bayar 2 kali lipat ya…sama uang tip tadi..”,katanya. “Iya…janji deh…”,kataku. Mbak Lina pun kembali memijit bagian selangkni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.angan,dan tiba2 dipelorotkannya boxerku itu.
,bahwa dia akan mendapat orgasme yang kedua. Benar saja… Langsuni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.
Maka,pastilah tampak penisku yang sudah tegang drtd langsung mencuat. Akupun dalam keadaan telanjang bulat. Mbak Lina mulai memijit batang penisku. “Wahh…besar ya burungnya,mas.”,katanya. Aku hanya mengangguk menahan nikmat dan konak. “Mbak,dibuka jg donk bajunya. Biar sama2 telanjang.”,pintaku. “Nanti ada org gmn,mas.”sahutnya. “Ga ada koq. Rumah lagi sepi. Tenang aja,Mbak.”,jawabku. Mbak Lina pun mulai melucuti dasternya,hingga CD yang dia pakai. Kulihat kali ini,kemolekan tubuh Mbak Lina yg drtd memni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.buatku penasaran. Payudaranya kulihat cukup besar,sekitar 34. Puting berwarna coklat,dan bagian bawahnya,ada sedikit bulu jembi yang menghiasi. Lalu,Mbak Lina kembali duduk disamping tubuhku sambil kembali memijit2 batang penisku. Akupun mulai menjamah payudaranya yg masih kenyal itu,dan meremasnya. Aku benar2 horny saat itu….. Saat memijit penisku,kuminta Mbak Lina sedikit membungkuk untuk dapat kulihat vaginanya. Sekalian agar dia bs mengulum penisku. Langsung saja,dia lumuri kepala penisku dengan ludahnya dari kepala hingga batangnya menggunakan lidahnya.
Blless…. Terbenamlah kepala penisku,dan kudorong hingga seluruh batang penisku tertanam semuanya. Mbak Lina langsung mendesah. “Aaagghhh….”desahnya. Akupun bergerak perlahan. Vagina Mbak Lina terasa hangat sekali,dan masih terasa sempit. “Aaghhh….Agghh…..Agghh…….ohh……”,de sah nakal Mbak Lina. bbrp menit kemudian,Mbak Lina berkata sambil terbata2 manahan nikmat. “Aghh…terusin…mas….lebih..ce..pat…”,rinthn ya. Akupun menggoyangkan pinggulku semakin cepat. “Saya…ahhh…..mau….keliar…mas….agghh….a aggh…..”,katanya lagi. Dan benar saja,bbrp detik kemudia Mbak Lina mengerang penuh nikmat. “Maass….saya…aghhh….keluar….aggghhh……. Aggghh…….”,erangnya. Kurasakan ada cairan hangat yang melumuri penisku didalam vaginanya. Setelah itu,akupun meminta Mbak Lina yang berada diatas. Aku segera terlentang,dan Mbak Lina pun segera mengangkangi penisku. Diarahkannya penisku menuju lubangnya,dan setelah pas ditekannya tubuh Mbak Lina turun hingga penisku terbenam seluruhnya didalam lubang kenikmatan Mbak Lina.
ni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.
Mbak Lina tampak memejamkan mata sambil bergoyang naik-turun. Sesekali dia bergerak memutarkan pinggulnya. Dia bergoyang sambil tak henti2 nya mendesah. Kulihat,dia sambil sesekali meremas sendiri payudaranya. Binal sekali janda ini…..pikirku……! bbrp menit Mbak Lina bergoyang diatas tubuhku,dia pun mencabut penisku. Akupun memintanya terlentang,agar aku bs menggoyang tubuh sintalnya itu dr atas. Mbak Lina pun terlentang sambil membuka selangkangannya,seakan mempersilahkan penisku untuk memasuki “pintu rumah”nya…. Tak menuggu waktu,aku segera membenamkan penisku dan bergerak pelan. Sambil sesekali kuciumi payudara Mbak Lina,dan kuhisap putingnya yang menegang karena terangsang. Lalu,kutaruh kedua kakinya diatas pundakku,dan kugoyang. “Agghh……mass…….ahhhh…….mmppphhh…..”, desahnya. Kuturunkan kakinya,dan kembali kuhisap putingnya yang sangat menggoda itu. Kaki Mbak Lina tampak merangkul pinggulku dan membantu doronganku. Tak berapa lama,kembali Mbak Lina mengerang. “Aggh….Maass……Ouugghh……..”erangnya.
ni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.
Akupun pahamDijilatinya kepala penisku. Geli dan nikmat…. Lalu,dikulumnya penisku dari kepala hingga batangnya. Enak sekali sepongan Mbak Lina ini,pikirku… Saat dia membungkuk menikmati batang penisku,kumainkan bibir vaginanya,dan perlahan2 kumasukkan jariku kedalamnya. Vagina Mbak Lina sudah basah,pikirku…. ( Maklum,janda muda…pastinya haus akan kepuasan…pikirku…) Mbak Lina semakin binal mengulum penisku. Dan aku pun semakin bernafsu untuk menjilati vagina Mbak Lina. Bbrp menit kemudian,kuminta Mbak Lina yang terlentang. Diapun menurut. Dia membuka pahanya,dan langsung kusosor vaginanya yg sudah basah itu. Kumainkan dengan lidah klitorisnya,Mbak Lina pun menggelinjang sambil merintih. Akupun semakn bernafsu menikmati gurihnya vagina Mbak Lina. Mbak pun tampak sangat menikmati. Selang beberapa menit,kusudahi adegan jilmek itu,dan kuminta Mbak Lina untuk menungging. Tanpa basa-basi,Mbak Lina yang jg sudah dibutakan nafsu hanya menurut saja. Setelah dalam posisi nungging spt itu,langsung kutusukkan penisku. Kutembus bibir vaginanya yg sudah dilumuri cairan dari dalam lubangnya.
Bbrp lama kemudian,aku disuruhnya membalikkan badan. DASSHH… Ini dia. Mana si “dedek” lagi bangun,ga pake CD pula. Sial…pikirku. “Mas…sekarang mas terlentang,bagian belakang udah,tinggal yg depan.”,katanya. “Ehh….iya…”,jawabku. Akupun membalikkan badan. Saat aku terlentang,Mbak Lina tampak terbelalak melihat boxerku seakan menonjol keatas. Aku bingung bukan main. Malu pula. Tapi ternyata…Mbak Lina merespon biasa alias positif akan pemandangan itu. Dan malah menggoda. “Wahh….kenapa itu,mas burungnya…?”godanya. Aku yang sedikit malu,malah nekat menjawab seadanya. “Lagi berdiri,Mbak.. Ga tau knp… Minta dipijit jg kyknya…”,balasku sambil tersenyum. Mbak Lina hanya tersenyum. Mbak Lina mulai memijat bagian kaki depanku. Sambil tidur terlentang,sempat kuintip dibalik dasternya saat dia membungkuk utk memijat kakiku. BUSEETT….Ternyata Mbak Lina ga pake BH…!!! Kunikmati pemandangan itu sepuasnya,saat Mbak Lina tak sadar. Payudaranya menggantung dengan indah. Ini semakin memperkeras berdirinya si “dedek”… Ahh……!!!
ni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.
Mbak Lina mulai memijit bagian paha atas hingga selangkangan dalam. Karena aku memakai boxer pendek saat itu,maka sedikit terbukalah sebuah rongga dimana tangan Mbak Lina kadang menyentuh “bola”ku… Mbak Lina tampak memijat sambil sesekali melirik kearah bagian menonjol didepannya itu. Tangan Mbak Lina semakin sering menyentuh bagian selangkanganku,dan itu semakin membuat aku horny bukan main. Disaat keheningan sejenak itu,Mbak Lina kemudia nyeletuk. “Masih berdiri jg ya,mas…”,katanya. “Ga tau,Mbak…Minta dipijit ni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.jg mungkin.”,jawabku menggoda. “Emang masnya mau saya pijitin burungnya…?”tanyanya. “Ya mau lah,Mbak. Klo bisa malah ga cuma dipijit.”,sahutku semangat. “Pijit aja dl ya,mas… Soal yang lain…ya….gmn ya….”,pikirnya. “Soal biaya,nanti saya bayar 2x lipat deh,Mbak. Plus saya kasih uang Tip.”,jawabku mupeng. “Gimana…? Mau kan,Mbak..?”,tanyaku penuh harap. “Boleh deh,mas… Asal bayar 2 kali lipat ya…sama uang tip tadi..”,katanya. “Iya…janji deh…”,kataku. Mbak Lina pun kembali memijit bagian selangkni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.angan,dan tiba2 dipelorotkannya boxerku itu.
,bahwa dia akan mendapat orgasme yang kedua. Benar saja… Langsuni adalah kisah nyata aku ketika Pengalaman Nge Seks Dengan Ibu Berjilbab yang juga tetangga ku di sebelah rumah. ibu berjilbab yang pendiam ini ternyata doyan banget ngisap kontol. kalo gue masukin kontol ke memeknya dia merek melek. berikut cerit seks selengkapnya ketika ngentot dengan ibu berjilbab sebelah rumah.
Kontol Lagi Gatel, eh Tante Ngajak Ngesex
pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gatek, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dong. selain gratis layanan ngewe tante ini hebat banget, memekny sempit bodi nya mulus, kontol gue jadi betah berlama lama di memeknya yang peret dan lama gak pernah di entot sama suaminya
yang usianya sebaya dengan saya ataupun lebih tua, meskipun saya tidak terlalu menolak dengan wanita yang usianya dibawah saya. Hampir semua (tapi tidak 100 persen), pacar-pacar saya ataupun teman-teman kencan saya biasanya memiliki usia sebaya ataupun lebih tua. Tetapi istri saya saat ini memang lebih muda dari saya 5 tahun. Saya menyenangi wanita yang lebih tua, karena saya merasa kalau bermain cinta dengan mereka, saya merasakan ada sensasi tersendiri. Terlebih k
pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dong
alau teman kencan saya seorang janda, saya akan semakin menikmati permainan-permainannya dengan baik. Saya mempunyai seorang tetangga, sekaligus kawan bermain, tetapi usianya 3 tahun dibawah saya, sebut saja namanya Tarno (tentunya juga nama samaran). Saya berkawan dan bersahabat Tetapi kalau kemauan sudah kuat, segala cara akan ditempuh demi tercapainya keinginan. Hal ini terjadi secara kebetulan, ketika suatu sore MBak Yati minta tolong saya untuk mengantarkan melihat komplek perumahan yang baru di pinggiran kota, karena dia bermaksud membeli rumah kecil di komplek perumahan tersebut. Kami berdua berangkat dengan memakai mobil saya. Karena lokasinya masih baru dan masih dalam tahap pembangunan, sehingga sesampainya di lokasi, suasananya terlihat sepi, tidak ada seorang pun di tempat itu. Kami berdua berkeliling-keliling dengan berjalan kaki melihat-lihat rumah-rumah yang baru dibangun. Saya ajak Mbak Yati masuk ke salah satu rumah yang sedang dibangun, yang tentunya masih kosong, kami melihat-lihat ke dalamnya. Kami berjalan berdampingan, dan setelah masuk ke salah satu rumah yang sedang dibangun. Dengan tiba-tiba saya dekap pundaknya
,pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dong saya rekatkan ke dada saya, perasaan saya pada saat itu tidak menentu, antara senang, takut kalau-kalau dia marah dan menampar saya, danperasaan birahi yang sudah sangat menggebu. Tetapi syukur, ternyata dia hanya tersenyum memandang saya. Melihat tidak ada penolakan yang berarti, saya mulai berani untuk mencium pipinya, lagi-lagi dia hanya tersenyum malu sambil pura-pura menjauhkan diri dan sambil berkata, “Ach.. Alvi ini ada-ada saja..” Saya berkata, “Mbak Yati marah yaa..?” Dia hanya menjawab dengan gelengan kepala dan sambil tersenyum terus menundukkan kepala. Melihat bahasa tubuh yang menunjukkan “lampu Hijau”, serangan saya semakin berani. Saya mengejarnya dan mendekapnya, dan akhirnya saya berhasil mencium bibirnya yang tipis, mungil dan berkilat oleh lipstick yang selalu menghiasi bibirnya. Sambil saya bersandar di dinding, saya dekap dengan erat tubuh Mbak Yati. Saya cium bibirnya, “Uhhmm..” dia bergumam dan balas memeluk dengan erat. Ternyata tanpa diduga, Mbak Yati membalas ciuman saya dengan bergairah. Saya kembali balas ciumannya yang sangat bergairah dengan permainan lidah saya. Lidah kami sudah menari-nari. Kedua tangan saya sudah mencari saa tertawa berderai. “Kalau tahu gitu, mending dari dulu yaa..?” kata Mbak Yati menggoda. “Iya kalau dari dulu, memek Mbak Yati mungkin tidak karatan ya..?” balasku menggoda. “Emangnya besi tua..!” jawab Mbak Yati bersungut. “Bukan besi tua, tapi besi pusaka.” jawab saya. Selama perjalanan, tangan Mbak Yati tidak henti-hentinya selalu meremas tangan saya yang sebelah kiri (sebelah kanan untuk pegang setir). Tangan saya baru dilepaskan ketika saya pergunakan untuk pindah gigi saja. Selebihnya selalu dipegang dan diremas-remas oleh Mbak Yati. “Mbak.., jangan tanganku aja donk yang diremas-remas..!” pinta saya dengan manja. “Lha yang mana lagi yang minta diremas..?” “Ya yang nggak ada tulangnya donk yang diremas.” “Dasar anak nakal.” Mbak Yati tersenyum, tapi tangannya beralih untuk meremas rudal yang masih tegang belum tersalurkan. Ternyata Mbak Yati tidak hanya meremas rudal saya saja, melainkan juga menciuminya. “Mbak.., bebas aja lho Mbak, jangan sungkan-sungkan, anggap aja milik sendiri.” goda saya sambil t dengan dia sudah sejak kecil. Hubungan saya dengan Tarno sudah seperti kakak beradik. Kami saling bermain, saya ke rumahnya ataupun dia yang ke rumahku. Makan dan terkadang tidur pun kami sering bersama. Tarno ini anak tertua dari 4 bersaudara. Ayahnya meninggal dunia ketika dia berumur 15 tahun. Tarno ini mempunyai ibu, namanya Yati. Meskipun Mbak Yati ini ibu dari teman dekat saya, tetapi saya memanggilnya tetap dengan panggilan mbak, bukan tante (saya tidak tahu kenapa memanggilnya mbak, mungkin saya ikut-ikutan ibu saya). Karena saya sudah terbiasa bergaul dengan keluarga Mbak Yati, maka Mbak Yati menganggap saya sudah seperti anaknya sendiri. Sehingga Mbak Yati tidak merasa malu untuk bertingkah wajar di hadapanku, terutama pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dongsekali dia sudah terbiasa berpakaian minim, meskipun saya ada di depannya. Apabila selesai mandi, dan keluar dari kamar mandi, Mbak Yati tanpa malu-malu jalan di hadapan saya hanya dengan melilitkan handuk di tubuhnya. Sehingga dengan jelas sekali terlihat kemolekan tubuhnya. Warna kulitnya yang kuning bersih, dengan bentuk pantat yang bulat dan sintal, serta sepasang lengan yang indah dengan bebasnya dapat dipandangi, meskipun saya pada saat itu masih SD ataupun SMP, tetapi secara naluri, saya sudah ingin juga melihat kemolekan tubuh Mbak Yati. Hubungan dengan Tarno tetap baik, meskipun saya sudah pindah rumah (meskipun dalam satu kota) dan meskipun saya sudah kuliah ke lain kota, hubungan saya dengan keluarga Mbak Yati juga tetap tidak berubah. Kalau saya pulang ke rumah sebulan sekali, saya selalu sempatkan main ke rumah Tarno. Setelah kematian suaminya, Mbak Yati selama kurang lebih 8 tahun tetap menjanda. Meskipun sebenarnya banyak laki-laki yang tertarik padanya, karena Mbak Yati ini orangnya cantik, seksi, kulitnya kuning, bicaranya ramah dan supel. Penampilannya selalu nampak bersih (selalu bermake-up setiap saat). Tetapi semuanya ditolak, karena alasan Mbak Yati pada saat itu katanya lebih berkonsentrasi untuk dia dalam mengasuh anak-anaknya. Tetapi setelah 8 tahun menjanda, akhirnya dia menikah dengan seorang duda tua yang meskipun kaya raya tetapi sakit-sakitan (Mbak Yati mau menikah dengan dia karena alasan ekonomi). Tetapi perkawinan ini hanya bertahan kurang lebih 2 tahun, karena suaminya yang baru ini akhirnya juga meninggal. Setelah saya Dewasa, rasa tertarik saya dengan Mbak Yati semakin menggebu. Tubuh yang seksi, pantat yang padat, dan betis yang kecil serta indah selalu menjadi sasaran mata saya. Terkadang saya sering mencuri pandang dengan Mbak Yati, pada saat ngobrol dengan Tarno dankebetulan Mbak Yati lewat. Apalagi kalau sedang ngobrol dengan Tarno dan Mbak Yati ikut, wah rasanya jadi senang sekali. Bahkan sering saya sengaja main ke rumah Tarno, dimana pada saat Tarno tidak ada di rumah, sehingga saya dengan leluasa dapat ngobrol berdua dengan Mbak Yati. Meskipun keinginan untuk bercinta dengan Mbak Yati selalu menggebu, tetapi saya masih kesulitan untuk mencari cara memulainya. Terkadang rasa ragu dan malu selalu menghantui, takut kalau nanti Mbak Yati menolak untuk diajak bercinta.ersenyum. “Terus minta diapakan lagi..?” pancing Mbak Yati. “Yaa.., kalau mau dikulum juga boleh.” jawab saya. “Emangnya nggak kelihatan orang..?” tanyanya ragu. “Khan udah malem, lagian hujan, pasti nggak kelihatan.” Tanpa menunggu jawaban, tangan Mbak Yati sudah mulai membuka resluiting celana dan mengeluarkan rudal saya. Saya geser kursi saya agak ke belakang, agar Mbak Yati dapat leluasa mempermainkan rudal indah milik saya. Dirabanya rudal itu dan diciuminya, akhirnya bibirnya yang mungil mengulum dan menjilatinya. Terasa mendapat aliran listrik yang menggetarkan ketika lidah Mbak Yati menjilati kepala rudal saya. Dan terasa hangat dan basah ketika mulutnya mengulum batang kejantanan saya yang semakin menegang. Dua perasaan yang pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dongpenuh sensasi berganti-ganti saya rasakan. Antara getaran karena jilatan lidah dan hangatnya kuluman saling berganti. Kedua kaki terasa tegang, dan pantat saya tidak terasa terangkat karena sensasi yang ditimbulkan oleh kuluman bibir Mbak Yati yang ternyata sangat ahli. Untuk menghindari konsentrasi yang terpecah, terpaksa saya meminggirkan mobil ke jalur lambat, dan memberhentikan mobil. Keadaan sangat mendukung, karena pada saat itu tepat dengan turunnya hujan, dan lalu lintas kendaraan agak sepi, sehingga kami berdua tidak merasa terganggu untuk melanjutkan permainan di dalam mobil. Mbak Yati mengulum kemaluan saya dengan semangat. Kepalanya terlihat turun naik-turun naik yang terkadang cepat, terkadang lambat. Mulutnya terus bergumam, sebagai tanda bahwa dia juga menikmatinya. Kedua tangan saya memegang kepala Mbak Yati naik-turun mengikuti gerakannya. Kaki semakin kejang dengan pantat saya yang naik turun akibat rasa sensasi yang luar biasa. Untuk mengimbangi permainannya, pantat Mbak Yati yang terlihat nungging, saya remas dengan tangan kiri, sementara tangan kanan masih membelai susu Mbak Yati, saya remas dengan pelan kedua susunya bergantian dengan tangan kanan. Resluiting rok bawahnya yang ada di pantat, mulai saya buka, terlihat CD-nya yang berwarna merah muda. Saya masukkan tangan kiri kesaran-sasaran yang sensitif. Bukit kembarnya yang mungil tapi masih padat dan terlihat seksi menjadi sasaran kedua tangan saya. Kedua bukit kembar ini sudah lama kuidam-idamkan untuk menjamahnya. Kami berciuman agak lama. Nafas Mbak Yati semakin memburu. Ciuman, saya alihkan dari bibirnya yang mungil turun ke lehernya. Dia menengadahkan wajahnya sambil matanya terpejam. Menikmati rangsangan kenikmatan yang sudah lama tidak dia rasakan. “Uchmm.. mm..” mulutnya selalu bergumam, tandanya dia menikmatinya. Kedua tanganku saya dekapkan ke pantatnya yang bulat dan seksi. Sehingga tubuhnya semakin marapat ke tubuh saya. Dekapan kedua tangannya ke leher saya semakin diperkuat, seiring dengan lenguhan bibirnya yang semakin panjang, “Uuucchmm.. mm.” Batang kejantanan yang tegang sejak berangkat dari rumahnya Mbak yati, kini ditekan dengan kencang oleh tubuh Mbak Yati yang bergoyang-goyang. Rasa nikmat menjalar dari batang kejantananku mengalir naik ke ubun-ubun. Ciumanku terus turun setelah beberapa lama singgah di lehernya, turun menuruni celah bukit kembarnya. Kedua BH-nya yang berwarna merah muda, serasi dengan kulitnya yang langsat, semakin menambah indahnya susu Mbak Yati. Karena tubuh Mbak Yati agak kecil, saya agak sedikit berjongkok, pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dongagar mampu mencium kedua susunya yang sudah mengeras. Kedua tangan saya pergunakan untuk menahan punggungnya yang mulai melengkung atas sensasi ciuman saya ke susunya. Deru nafas Mbak Yati semakin memburu. Gesekan tubuhnya ke batang keperkasaan saya semakin cepat frekuensinya, dan akhirnya, “Udach acch Alvii.. jangan disini, nggak enak kalau nanti ketahuan..” sambil berusaha melepaskan tubuhnya dari dekapan saya. “Sebentar Mmmbbak..!” jawab saya dengan mulut tidak bergeser dari susunya. “Alvi, nanti kita lannjuttkan saja di llain ttemmpat..” suranya terputus-putus karena tersengal oleh nafasnya yang memburu. “Oke dech Mbak Yati, tapi Mbak Yati harus janji dulu, kapan dilanjutkannya dan dimana..?” tanyaku sambil masih mendekap dengan erat tubuh Mbak Yati. “Besok pagi saja di rumahku jam sepuluh. Karena kalau pagi rumahku sepi.” “Oke dech, besok pagi jampengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dong sepuluh saya datang lagi.” “Yuk kita pulang, anter aku dulu ke rumah, anak nakaall..!” pinta Mbak Yati manja sambil mencubit hidungku. “Aku antar ke rumah, tapi kasih dulu uang muka untuk besok pagi.” sambil mengarahkan ciuman saya ke bibirnya sekali lagi sebagai uang muka untuk besok pagi. Dia belum sempat tersenyum karena bibirnya sudah kukulum dengan mesranya. Hari mulai gelap dan gerimis mengiringi kepulangan kami. Kami berjalan pulang ke rumah Mbak Yati, tetapi suasana dalam perjalanan pulang sudah jauh berbeda dengan suasana ketika kami berangkat tadi. Karena ketika kami berangkat tadi, perilaku kami sebagai seorang tante dengan “keponakannya”, tapi pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dongsekarang sudah berubah menjadi perjalanan seorang tante dengan “keenakannya”. Selama perjalanan, Mbak Yati menggoda saya, “Waduh.., ternyata selama ini saya salah, saya kirain Alvi itu orangnya alim, tapi ternyata..” “Ternyata enak khan..?” goda saya sambil mencubit dagunya yang menggemaskan. Kami berdu
yang usianya sebaya dengan saya ataupun lebih tua, meskipun saya tidak terlalu menolak dengan wanita yang usianya dibawah saya. Hampir semua (tapi tidak 100 persen), pacar-pacar saya ataupun teman-teman kencan saya biasanya memiliki usia sebaya ataupun lebih tua. Tetapi istri saya saat ini memang lebih muda dari saya 5 tahun. Saya menyenangi wanita yang lebih tua, karena saya merasa kalau bermain cinta dengan mereka, saya merasakan ada sensasi tersendiri. Terlebih k
pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dong
alau teman kencan saya seorang janda, saya akan semakin menikmati permainan-permainannya dengan baik. Saya mempunyai seorang tetangga, sekaligus kawan bermain, tetapi usianya 3 tahun dibawah saya, sebut saja namanya Tarno (tentunya juga nama samaran). Saya berkawan dan bersahabat Tetapi kalau kemauan sudah kuat, segala cara akan ditempuh demi tercapainya keinginan. Hal ini terjadi secara kebetulan, ketika suatu sore MBak Yati minta tolong saya untuk mengantarkan melihat komplek perumahan yang baru di pinggiran kota, karena dia bermaksud membeli rumah kecil di komplek perumahan tersebut. Kami berdua berangkat dengan memakai mobil saya. Karena lokasinya masih baru dan masih dalam tahap pembangunan, sehingga sesampainya di lokasi, suasananya terlihat sepi, tidak ada seorang pun di tempat itu. Kami berdua berkeliling-keliling dengan berjalan kaki melihat-lihat rumah-rumah yang baru dibangun. Saya ajak Mbak Yati masuk ke salah satu rumah yang sedang dibangun, yang tentunya masih kosong, kami melihat-lihat ke dalamnya. Kami berjalan berdampingan, dan setelah masuk ke salah satu rumah yang sedang dibangun. Dengan tiba-tiba saya dekap pundaknya
,pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dong saya rekatkan ke dada saya, perasaan saya pada saat itu tidak menentu, antara senang, takut kalau-kalau dia marah dan menampar saya, danperasaan birahi yang sudah sangat menggebu. Tetapi syukur, ternyata dia hanya tersenyum memandang saya. Melihat tidak ada penolakan yang berarti, saya mulai berani untuk mencium pipinya, lagi-lagi dia hanya tersenyum malu sambil pura-pura menjauhkan diri dan sambil berkata, “Ach.. Alvi ini ada-ada saja..” Saya berkata, “Mbak Yati marah yaa..?” Dia hanya menjawab dengan gelengan kepala dan sambil tersenyum terus menundukkan kepala. Melihat bahasa tubuh yang menunjukkan “lampu Hijau”, serangan saya semakin berani. Saya mengejarnya dan mendekapnya, dan akhirnya saya berhasil mencium bibirnya yang tipis, mungil dan berkilat oleh lipstick yang selalu menghiasi bibirnya. Sambil saya bersandar di dinding, saya dekap dengan erat tubuh Mbak Yati. Saya cium bibirnya, “Uhhmm..” dia bergumam dan balas memeluk dengan erat. Ternyata tanpa diduga, Mbak Yati membalas ciuman saya dengan bergairah. Saya kembali balas ciumannya yang sangat bergairah dengan permainan lidah saya. Lidah kami sudah menari-nari. Kedua tangan saya sudah mencari saa tertawa berderai. “Kalau tahu gitu, mending dari dulu yaa..?” kata Mbak Yati menggoda. “Iya kalau dari dulu, memek Mbak Yati mungkin tidak karatan ya..?” balasku menggoda. “Emangnya besi tua..!” jawab Mbak Yati bersungut. “Bukan besi tua, tapi besi pusaka.” jawab saya. Selama perjalanan, tangan Mbak Yati tidak henti-hentinya selalu meremas tangan saya yang sebelah kiri (sebelah kanan untuk pegang setir). Tangan saya baru dilepaskan ketika saya pergunakan untuk pindah gigi saja. Selebihnya selalu dipegang dan diremas-remas oleh Mbak Yati. “Mbak.., jangan tanganku aja donk yang diremas-remas..!” pinta saya dengan manja. “Lha yang mana lagi yang minta diremas..?” “Ya yang nggak ada tulangnya donk yang diremas.” “Dasar anak nakal.” Mbak Yati tersenyum, tapi tangannya beralih untuk meremas rudal yang masih tegang belum tersalurkan. Ternyata Mbak Yati tidak hanya meremas rudal saya saja, melainkan juga menciuminya. “Mbak.., bebas aja lho Mbak, jangan sungkan-sungkan, anggap aja milik sendiri.” goda saya sambil t dengan dia sudah sejak kecil. Hubungan saya dengan Tarno sudah seperti kakak beradik. Kami saling bermain, saya ke rumahnya ataupun dia yang ke rumahku. Makan dan terkadang tidur pun kami sering bersama. Tarno ini anak tertua dari 4 bersaudara. Ayahnya meninggal dunia ketika dia berumur 15 tahun. Tarno ini mempunyai ibu, namanya Yati. Meskipun Mbak Yati ini ibu dari teman dekat saya, tetapi saya memanggilnya tetap dengan panggilan mbak, bukan tante (saya tidak tahu kenapa memanggilnya mbak, mungkin saya ikut-ikutan ibu saya). Karena saya sudah terbiasa bergaul dengan keluarga Mbak Yati, maka Mbak Yati menganggap saya sudah seperti anaknya sendiri. Sehingga Mbak Yati tidak merasa malu untuk bertingkah wajar di hadapanku, terutama pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dongsekali dia sudah terbiasa berpakaian minim, meskipun saya ada di depannya. Apabila selesai mandi, dan keluar dari kamar mandi, Mbak Yati tanpa malu-malu jalan di hadapan saya hanya dengan melilitkan handuk di tubuhnya. Sehingga dengan jelas sekali terlihat kemolekan tubuhnya. Warna kulitnya yang kuning bersih, dengan bentuk pantat yang bulat dan sintal, serta sepasang lengan yang indah dengan bebasnya dapat dipandangi, meskipun saya pada saat itu masih SD ataupun SMP, tetapi secara naluri, saya sudah ingin juga melihat kemolekan tubuh Mbak Yati. Hubungan dengan Tarno tetap baik, meskipun saya sudah pindah rumah (meskipun dalam satu kota) dan meskipun saya sudah kuliah ke lain kota, hubungan saya dengan keluarga Mbak Yati juga tetap tidak berubah. Kalau saya pulang ke rumah sebulan sekali, saya selalu sempatkan main ke rumah Tarno. Setelah kematian suaminya, Mbak Yati selama kurang lebih 8 tahun tetap menjanda. Meskipun sebenarnya banyak laki-laki yang tertarik padanya, karena Mbak Yati ini orangnya cantik, seksi, kulitnya kuning, bicaranya ramah dan supel. Penampilannya selalu nampak bersih (selalu bermake-up setiap saat). Tetapi semuanya ditolak, karena alasan Mbak Yati pada saat itu katanya lebih berkonsentrasi untuk dia dalam mengasuh anak-anaknya. Tetapi setelah 8 tahun menjanda, akhirnya dia menikah dengan seorang duda tua yang meskipun kaya raya tetapi sakit-sakitan (Mbak Yati mau menikah dengan dia karena alasan ekonomi). Tetapi perkawinan ini hanya bertahan kurang lebih 2 tahun, karena suaminya yang baru ini akhirnya juga meninggal. Setelah saya Dewasa, rasa tertarik saya dengan Mbak Yati semakin menggebu. Tubuh yang seksi, pantat yang padat, dan betis yang kecil serta indah selalu menjadi sasaran mata saya. Terkadang saya sering mencuri pandang dengan Mbak Yati, pada saat ngobrol dengan Tarno dankebetulan Mbak Yati lewat. Apalagi kalau sedang ngobrol dengan Tarno dan Mbak Yati ikut, wah rasanya jadi senang sekali. Bahkan sering saya sengaja main ke rumah Tarno, dimana pada saat Tarno tidak ada di rumah, sehingga saya dengan leluasa dapat ngobrol berdua dengan Mbak Yati. Meskipun keinginan untuk bercinta dengan Mbak Yati selalu menggebu, tetapi saya masih kesulitan untuk mencari cara memulainya. Terkadang rasa ragu dan malu selalu menghantui, takut kalau nanti Mbak Yati menolak untuk diajak bercinta.ersenyum. “Terus minta diapakan lagi..?” pancing Mbak Yati. “Yaa.., kalau mau dikulum juga boleh.” jawab saya. “Emangnya nggak kelihatan orang..?” tanyanya ragu. “Khan udah malem, lagian hujan, pasti nggak kelihatan.” Tanpa menunggu jawaban, tangan Mbak Yati sudah mulai membuka resluiting celana dan mengeluarkan rudal saya. Saya geser kursi saya agak ke belakang, agar Mbak Yati dapat leluasa mempermainkan rudal indah milik saya. Dirabanya rudal itu dan diciuminya, akhirnya bibirnya yang mungil mengulum dan menjilatinya. Terasa mendapat aliran listrik yang menggetarkan ketika lidah Mbak Yati menjilati kepala rudal saya. Dan terasa hangat dan basah ketika mulutnya mengulum batang kejantanan saya yang semakin menegang. Dua perasaan yang pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dongpenuh sensasi berganti-ganti saya rasakan. Antara getaran karena jilatan lidah dan hangatnya kuluman saling berganti. Kedua kaki terasa tegang, dan pantat saya tidak terasa terangkat karena sensasi yang ditimbulkan oleh kuluman bibir Mbak Yati yang ternyata sangat ahli. Untuk menghindari konsentrasi yang terpecah, terpaksa saya meminggirkan mobil ke jalur lambat, dan memberhentikan mobil. Keadaan sangat mendukung, karena pada saat itu tepat dengan turunnya hujan, dan lalu lintas kendaraan agak sepi, sehingga kami berdua tidak merasa terganggu untuk melanjutkan permainan di dalam mobil. Mbak Yati mengulum kemaluan saya dengan semangat. Kepalanya terlihat turun naik-turun naik yang terkadang cepat, terkadang lambat. Mulutnya terus bergumam, sebagai tanda bahwa dia juga menikmatinya. Kedua tangan saya memegang kepala Mbak Yati naik-turun mengikuti gerakannya. Kaki semakin kejang dengan pantat saya yang naik turun akibat rasa sensasi yang luar biasa. Untuk mengimbangi permainannya, pantat Mbak Yati yang terlihat nungging, saya remas dengan tangan kiri, sementara tangan kanan masih membelai susu Mbak Yati, saya remas dengan pelan kedua susunya bergantian dengan tangan kanan. Resluiting rok bawahnya yang ada di pantat, mulai saya buka, terlihat CD-nya yang berwarna merah muda. Saya masukkan tangan kiri kesaran-sasaran yang sensitif. Bukit kembarnya yang mungil tapi masih padat dan terlihat seksi menjadi sasaran kedua tangan saya. Kedua bukit kembar ini sudah lama kuidam-idamkan untuk menjamahnya. Kami berciuman agak lama. Nafas Mbak Yati semakin memburu. Ciuman, saya alihkan dari bibirnya yang mungil turun ke lehernya. Dia menengadahkan wajahnya sambil matanya terpejam. Menikmati rangsangan kenikmatan yang sudah lama tidak dia rasakan. “Uchmm.. mm..” mulutnya selalu bergumam, tandanya dia menikmatinya. Kedua tanganku saya dekapkan ke pantatnya yang bulat dan seksi. Sehingga tubuhnya semakin marapat ke tubuh saya. Dekapan kedua tangannya ke leher saya semakin diperkuat, seiring dengan lenguhan bibirnya yang semakin panjang, “Uuucchmm.. mm.” Batang kejantanan yang tegang sejak berangkat dari rumahnya Mbak yati, kini ditekan dengan kencang oleh tubuh Mbak Yati yang bergoyang-goyang. Rasa nikmat menjalar dari batang kejantananku mengalir naik ke ubun-ubun. Ciumanku terus turun setelah beberapa lama singgah di lehernya, turun menuruni celah bukit kembarnya. Kedua BH-nya yang berwarna merah muda, serasi dengan kulitnya yang langsat, semakin menambah indahnya susu Mbak Yati. Karena tubuh Mbak Yati agak kecil, saya agak sedikit berjongkok, pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dongagar mampu mencium kedua susunya yang sudah mengeras. Kedua tangan saya pergunakan untuk menahan punggungnya yang mulai melengkung atas sensasi ciuman saya ke susunya. Deru nafas Mbak Yati semakin memburu. Gesekan tubuhnya ke batang keperkasaan saya semakin cepat frekuensinya, dan akhirnya, “Udach acch Alvii.. jangan disini, nggak enak kalau nanti ketahuan..” sambil berusaha melepaskan tubuhnya dari dekapan saya. “Sebentar Mmmbbak..!” jawab saya dengan mulut tidak bergeser dari susunya. “Alvi, nanti kita lannjuttkan saja di llain ttemmpat..” suranya terputus-putus karena tersengal oleh nafasnya yang memburu. “Oke dech Mbak Yati, tapi Mbak Yati harus janji dulu, kapan dilanjutkannya dan dimana..?” tanyaku sambil masih mendekap dengan erat tubuh Mbak Yati. “Besok pagi saja di rumahku jam sepuluh. Karena kalau pagi rumahku sepi.” “Oke dech, besok pagi jampengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dong sepuluh saya datang lagi.” “Yuk kita pulang, anter aku dulu ke rumah, anak nakaall..!” pinta Mbak Yati manja sambil mencubit hidungku. “Aku antar ke rumah, tapi kasih dulu uang muka untuk besok pagi.” sambil mengarahkan ciuman saya ke bibirnya sekali lagi sebagai uang muka untuk besok pagi. Dia belum sempat tersenyum karena bibirnya sudah kukulum dengan mesranya. Hari mulai gelap dan gerimis mengiringi kepulangan kami. Kami berjalan pulang ke rumah Mbak Yati, tetapi suasana dalam perjalanan pulang sudah jauh berbeda dengan suasana ketika kami berangkat tadi. Karena ketika kami berangkat tadi, perilaku kami sebagai seorang tante dengan “keponakannya”, tapi pengalaman kisah nyata di ajak ngesex sama tante waktu kontol gue lagi gate, lagi sange berat eh tante sebelah rumah ngajakin ngeseks, ya jelas mau dongsekarang sudah berubah menjadi perjalanan seorang tante dengan “keenakannya”. Selama perjalanan, Mbak Yati menggoda saya, “Waduh.., ternyata selama ini saya salah, saya kirain Alvi itu orangnya alim, tapi ternyata..” “Ternyata enak khan..?” goda saya sambil mencubit dagunya yang menggemaskan. Kami berdu
Tante Bugil
Tante Bugil sedikit mengeser tubuhnya dan tangan yang tadinya meremas tetek istriku turus kebawah, kearah kemaluan istriku, dan istriku mengangkat pinggulnya ketika jari tengan Triyono memutar mutar clitorisnya. Desahan dari mulutnya makin keras.. Triyono mengangkat tubuhnya dan dibukanya lebar lebar paha istriku.
Malam ini adalah malam pertama dimana istriku merasakan penis orang lain selain punyaku apalagi dia merasakannya sekaligus dalam selang beberapa menit, sebuah pengalaman yang sangat memuaskan kami berempat.Tante Bugil
Sejak itu kami sering melakukannya, sedikitnya sebulan sekali, dan kami berkomitmen ini hanya dilakukan berempat, Bahkan kini muncul ide baru dari Atiek untuk menambah menjadi tiga pasangan. Hanya saat ini kami belum menemukan pasangan yang bisa diajak main. Pengalaman ini ditulis juga atas persetujuan kami semua.
Tante Bugil
Istriku menoleh kearahku, matanya sayu memandangku seolah minta ijin padaku. Kupandangi dia, dia sangat cantik tak kuasa aku menghalanginya. Kukecup bibirnya kuusap rambutnya tanda bahwa aku menyetujuinya. Dan ketika penis priyono melesak kedalam vaginanya, istriku memejamkan mata keenakan, dan tangannya mengelus elus penisku seirama dengan kocokan yang diberikan Triyono.
Kuciumi bibirnya, pipinya lehernya, atau mana saja yang kudapat karena istriku dalam kenikmatan, selalu kepalanya tidak bisa diam, menoleh kekiri kekanan sambil menjilat jilat bibirnya sendiri. Sementara tangan kanannya mengocok penisku tangan kirinya merangkul pundak Triyono. Tangankupun tak henti hentinya meremas remas buah dadanya. Kudengar pula desisan Triyono menambah suasana jadi makin mengairahkan.Tante Bugil
Ketika kurengkuh bokongnya, Atiek merengkuh pundakku makin kencang, dari mulutnya keluar erangan kenikmatan yang panjang dan kemaluannya ditekan keras ke kemaluanku, dia sedang orgasme. Dan segera kulepas pula air maniku menyemprot didalam vaginanya. Kenikmatan yang luar biasa.
Tante Bugil
Walaupun permainanku sudah berakhir tetapi Atiek tidak mau mencopot kemaluanku dari vaginanya, dia hanya mengeser tubuhnya dari dadaku untuk meringakan tindihan tubuhnya diatas tubuhku. Kesadaranku mulai pulih, kulihat istriku sedang bergumul dengan Triyono. Dengan tubuh yang bugil dia menindih tubuh istriku, mereka berciuman dengan pelan dan dalam, tangan meremas remas buah dada istriku yang tergolong besar dan montok, sementara tangan istriku mengelus bokong Triyono, dan kudengar desahan halus dari mulutnya itu pertanda istriku sudah mulai terangsang lagi. tante bugil
Melihat istriku terangsang, tiba tiba akupun terangsang kembali. Aku sangat senang istriku menikmati sexnya, Kuhadapkan tubuhku kearah istriku, dan Atiek segera merangkul pinggangku dengan kakinya dari belakang, sambil menikmati sisa orgasme yang kuberikan padanya.
Tante Bugil
Tiba tiba istriku berhenti menggelengkan kepalanya, dahinya berkerut dan giginya menggigit bibr bawahnya, dia menoleh kearahku, istriku akan selesai dan sebentar lagi pasti akan melenguh panjang.
“Pah.. aku sudah nggak tahan.. Pahaahh.. eghh.. eegghh”
pada saat itu dia mendongakkan wajahnya keatas, matanya menatap mata Triyono dengan sayu.
Tante Bugil
Pada saat yang sama, aku tak tahan menahan ejakulasi, digenggaman tangannya. Kulihat Triyono menekan kemaluannya dalam dalam kevagina istriku untuk berejakulasi.. Ketika dia mencabut kemaluanya, kulihat sisa air mani meleleh keluar dari bibir vagina istriku, yang berwarna kemerahanTante Bugil
Kebutuhan MCK (mandi, cuci dan kakus) kami berhimpitan hanya dibatasi oleh selembar gedek yang rawan bolong-bolong. Hanya sikap morallah yang membatasi kami dalam arti yang lebih jauh. Bagi kami, khususnya bagi aku dan Dik Narti istri Mas Tondy tetangga sebelah, sumur adalah segala-galanya. Hampir 90% waktu kami habiskan di seputar sumur dan MCK-nya itu. Suami kami masing-masing sibuk dengan pekerjaannya. Bedanya kalau suamiku, Mas Naryo, seharian siang dia nggak ada di rumah, sementara kalau Dik Narti seharian malamnya suaminya jaga gudang di Cakung.
Antara para suami kami praktis jarang jumpa berpapasan karena waktu kesibukannya yang saling terbalik. Sementara kami para istri juga kesibukan melayani suaminya jatuh pada waktu yang berbeda pula. Sebagai suami istri muda, Dik Narti baru keluar dari kamarnya menuju ke sumur baru sekitar jam 11 siang. Tentu dia harus siap melayani berbagai kebutuhan suaminya yang baru pulang setiap jam 6 pagi itu. Aku sendiri sebagaimana yang lain bercengkerama dengan suamiku pada malam harinya sepulang dari pekerjaannya. Kemungkinan penyimpangan hanya terjadi pada saat-saat tertentu, misalnya salah satu dari pasangan di antara kami ada yang sakit atau bepergian atau karena sebab yang lain. Suasana seperti itu juga terjadi di keluarga tetangga sekitar kami. Pada pagi hari rata-rata sepi. Anak-anak kami pergi ke sekolah yang berbeda jadwal dan para suami hampir seharian penuh mencari sandang pangan.Tante Bugil
Sehabis menikah aku langsung mengikuti suami tinggal di Ibu Kota, Jakarta. Sebagai pegawai negeri suamiku hanya bisa kontrak rumah petak untuk tempat kami berteduh dan seseorang memiliki alamat untuk pulang. Sangat beda rasanya rumah di kota asalku Salatiga dimana hubungan antar manusia masih demikian kental dan saling manusia memanusiakan antara satu terhadap yang lain. Sementara di Jakarta yang aku rasakan pertemuan antar manusia semata-mata lebih didorong oleh adanya kebutuhan duniawi. Hubungan akan berarti baik apabila seseorang bisa memberikan manfaat dunia lebih besar dari yang lain. Di Jakarta orang lebih berhitung pada masalah jumlah dengan mengorbankan mutu. Kalau aku bisa memberi lebih banyak dari yang lain berarti aku lebih baik dari yang lain, dan pantas menerima sikap hormat yang lebih tinggi dari yang lain.
Demikianlah suamiku yang dosen Universitas Negeri yang notabene pegawai negeri dengan embel-embel Ir. di depan namanya plus MM di belakangnya tidak mampu meraih penampilan dan nilai yang layak di tengah masyarakat di sekitarku.
Menurutku, Mas Tondy hanya cocok jadi suamiku. Selain tinggi tubuh kami yang di atas rata-rata, juga karena kami masing-masing punya tubuh indah terawat. Tubuh Dik Narti sendiri tidak seseksi tubuhku karena aku punya jadwal tetap berolahraga di sebuah pusat kebugaran. Sementara tubuh Mas Naryo sudah jelas kalah set dari tubuh suami tetanggaku itu. Walaupun sama-sama tegap dan kekar, tapi tubuh Mas Naryo tidak berlekak-lekuk dengan otot, seperti halnya tubuh Mas Tondy. Kadang aku suka berkhayal kotor kalau melihat Mas Tondy asyik mencuci pakaian kotornya dengan hanya mengenakan celana boxer ketat. Bagaimana rasanya ditiduri lelaki macho nan jantan seperti dia ya? apakah ukuran kontolnya juga sama dengan ukuran kontol suamiku? ah, lelaki macho seperti dia mah, pasti barangnya gede punya. Pasti panjang, keras dan berotot. Tak kalah dengan otot-otot kekar yang menghiasi bagian tubuhnya yang lain. Memikirkan hal itu, aku merasa suka pusing sendiri….
Pagi itu aku sedang masak di dapurku yang sempit. Panasnya udara Jakarta memaksa aku sendiri mondar-mandir di dapur dan sumur hanya menggunakan kutang dan kain yang kuikatkan seenaknya. Membuat auratku yang indah ini terpampang menggoda. Ketika itulah, tiba-tiba Mas Tondy muncul di pintu.
“Mbakyu Larsih, aku mau minta tolong sedikit, nih”, sambil terus nyelonong memasuki rumahku. Aku kaget, mau apa dia. Kulihat wajahnya yang ganteng itu tampak kemerahan dengan matanya yang seperti kucing lapar melihat ikan asin menatap mataku. Aku merasakan sesuatu yang tidak enak. Adakah yang sangat penting sehingga dia harus masuk ke rumahku tanpa permisi lebih dahulu? Antara khawatir dan ingin menolong tetangga aku bangun berdiri mengikuti langkahnya,Tante Bugil
Di sebelah rumahku, tinggal keluarga Mas Tondy. Keluarga Mas Tondy sudah tinggal di kawasan itu selama lebih dari 5 tahun. Kami adalah tetangga baru bagi mereka. Walaupun begitu, kami bertetangga cukup akrab dan sangat harmonis hubungan antara 2 keluarga ini. Mas Tondy sendiri adalah penjaga gudang di daerah Cakung yang mengkontrak petak di sebelah kananku rumahku. Aku akui keluarga itu lebih memiliki nilai karena tampilan dunianya jauh lebih dari tampilan kami. Walaupun mengontrak, tapi gaya hidup Mas Tondy beserta keluarga, tak kalah dengan keluarga kami, yang notabene memiliki pendidikan yang lebih baik dari mereka. Itulah kenyataan metropolitan yang kadang susah dipahami akal sehat. Bagaimana sebuah keluarga kelas menengah ke bawah bisa bersaing dengan keluarga yang lumayan mapan seperti kami.
Telah 5 hari Dik Narti pulang ke desanya dengan maksud menjemput adik lelakinya untuk diajak membantu di Jakarta. Kulihat Mas Tondy menyiapkan sendiri segala kebutuhan sehari-harinya yang mulai dia lakukan sekitar jam 10 atau 11 pagi, seusai tidur sepulang jaga malam. Dia mencuci pakaiannya, membersihkan rumah, mencuci perabot dapur dan sebagainya. Mau tidak mau aku sering berpapasan di seputar sumur yang memang kami pakai berdua keluarga. Walaupun begitu kami jarang saling bicara. Aku lebih senang begitu. Aku takut omongan tetangga yang gampang usil. Mas Tondy hampir seharian selalu berpakaian minimum dengan alasan udara Jakarta yang panas. Tanpa “ewuh pekewuh” dia selalu hanya bercelana pendek dan melepas kemeja kausnya. Aku suka mencuri pandang. Postur tubuhnya yang tinggi menjulang itu tampak gagah; tegap, padat, kekar dan berotot. Mungkin pekerjaannya yang sebagai penjaga gudang memang pantas memiliki tubuh seperti itu. Tubuh yang diam-diam kuimpi-impikan dalam setiap khayalan seksku kalau sedang bermasturbasi, saat Mas Naryo sedang kerja tentunya.
Tante Bugil
“Ada apa, Mas Tondy?”, aku melihat sorot matanya yang semakin menakutkanku…
“Jangan marah, ya Mbak. Masalahnya aku bener-bener nggak tahan, nih. Dik Narti khan sudah 5 hari pulang kampung. Aa.. kkuu.., mm.. maaf.., ya, Mbak, tadi pagi saat pulang jaga malam aku mendengar Mbak dan Mas Naryo masih ada di kamar sedang asyik masyuk”.
Deg, hatiku. Kenapa Mas Tondy teganya ngomong begitu padaku. Aku nggak sempat berpikir lebih jauh saat dengan serta merta dia meraih tubuhku dengan tangannya yang kuat membungkam mulutku kemudian beringsut merebahkan aku ke kasur.
aku, suamiku, keluargaku. Aku sangat takut akan aib yang akn menimpa kami.
Tante Bugil
Tetapi Mas Tondy terus membisiki aku, “Tenang mBak Larsih, nggak apa-apa. Jangan takut, nggak ada yang bakalan tahu. Hanya kita berdua saja yang tahu. Aku berjanji untuk seumur hidupku hanya akan menjadi rahasia kita berdua saja”. Benarkah? Penjaga gudang ini ternyata memang lihai membuatku terlena. Benar atau tidak kata-katanya itu ternyata mampu memberikan aku kesejukan. Setidak-tidaknya melerai rasa takutku bahwa dia akan melukaiku. Seakan-akan aku diberinya pilihan, melawan dengan risiko dia akan bertindak brutal, atau menyerah pasrah dengan risiko aku harus melayani nafsu birahinya. Menyadari keterbatasanku saat ini, maka pilihan kedualah yang aku pilih. Hal-hal lain soal nantilah, yang penting aku selamat lebih dahulu.
Kini aku mulai merasakan secara rinci apa yang sedang dia lakukan padaku. Jari-jarinya yang kasar terus menari-nari di kemaluanku terasa sangat menggelikan saraf-saraf peka birahiku. Aku mulai merasakan kenikmatan. Aku merasakan jari-jari Mas Tondy sangat pintar membangkitkan kehausan birahi para wanita.
Melihat aku bersikap menyerah dan pasrah dia semakin ganas melumati ketiak yang kemudian melata bergeser ke leherku, ke tepian kupingku, lalu ke payudaraku.
Tante Bugil
“mBak Larsih, mBak sangat cantik sekali. Aku tadi pagi mengintip mBak yang sedang digauli Mas Naryo, oh, mBak.., aku nggak tahan melihat wajah mBak yang menggelinjang menerima kenikmatan dari Mas Naryo. Sekarang mBak mesti nyobain kenikmatan dari aku, ya, mBak?”
Kamarku yang memang hanya terpisah oleh dinding gedek dapurku membuatnya mudah untuk melampiaskan hawa nafsunya. Dengan sigapnya dia jejalkan gombal dari kantongnya ke mulutku yang aku rasa telah dia siapkan sebelumnya. Kemudian dengan kekuatan ototnya ditelikungnya tanganku untuk dia ikatkan ke ranjangku. Aku langsung dilanda ketakutan yang amat sangat. Aku ingat suamiku, ingat sanak keluargaku. Mungkinkan Mas Tondy mau membunuhku? Tetapi justru ketakutanku itulah yang membuat aku lemas dan langsung menyerah.Tante Bugil
“mBak Larsih nggak usah takut, aku nggak akan nyakitin mBak, kok. Aku hanya perlu sebentar saja. Aku sudah pengin banget, nih. Tadi pagi saat Mas Naryo menyetubuhi mBak Larsih aku ngintip dari balik dinding”, dia berbisik dengan tajam ke telingaku untuk meyakinkan bahwa aku nggak akan disakitinya,
“Aku nggak tahan, mBak, tolongin aku, Mbak..”, dia langsung merangsek buah dadaku dengan buasnya. Aku melawannya karena hal semacam ini tak pernah sama sekali terbit dalam pikiranku dan bayanganku.
“Aku nggak tahan bener, mBak.. Tolongin aku, mBak..”, kini ketiakku dia ruyaki sambil menyedoti dan menciumi habis-habisan. Dengan tanganku yang terikat sisa tenagaku sama sekali nggak sebanding dengan penjaga gudang berotot ini. Dengan kasar penuh nafsu kain penutup tubuhku dia tarik dan lepasi dengan mudahnya. Tangannya yang kasar dan kokoh itu langsung mengelus-elusi pahaku. Kemudian dengan cepat juga jari-jarinya menyeruak kekemaluanku. Aduh, nggak pernah terpikir olehku akan ada lelaki selain suamiku yang menyentuh barang kehormatanku ini. Aku tidak begitu saja bisa menerima kenyatan ini. Aku menangis pilu walaupun hanya air mataku saja yang menampakkan tangisku. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku sebagai tanda penolakanku akan perbuatan Mas Tondy ini. Aku anggap dia sudah sangat keterlaluan. Berlaku senonoh. Tidak menghormati
Kemudian dengan pelan tetapi pasti Mas Tondy membelah selangkanganku. Dia menempatkan tubuh atletisnya tepat di antara selangkanganku. Dan dengan sekejap aku merasakan sesuatu yang hangat panas mendesak-desaki kemaluanku. Aku sudah tahu, itu kontolnya. Tapi yang membuatku kaget, ukuran kontolnya ternyata sama persis seperti bayanganku selama ini.
Rasa pasrah dan menyerahku hanya memberikan aku satu pilihan, nikmatilah! Akupun pasrah… mencoba mencari kenikmatannya. Saat Mas Tondy terus mendesakkan kontol pisang tanduknya dengan cara mendorong menaik-turunkan tubuhnya memompakan kontolnya ke kemaluanku, dengan refleks aku membalasnya dengan memainkan pantatku.
Aku memutar-mutar bokongku kemudian menaik turunkannya untuk menjemput kontolnya. Aku merasakan rasa gatal yang luar biasa nikmat terasa di lubang vaginaku. Aku juga mulai merasakan cairan birahiku yang membanjir di dalam lubang vaginaku. Dan itu juga langsung diketahui oleh Mas Tondy yang semakin cepat dan keras mendesakkan kontolnya ke kemaluanku.
Tante Bugil
Akhirnya tali yang mengikat tangankupun dilepaskannya. Kini tak ada lagi pemerkosaan. Yang ada adalah kesepakatan bersama untuk meraih puncak nikmat birahi. Keringat mulai membanjir dari tubuh-tubuh kami. Mas Tondy menggenjot dan aku menjemput. Kakiku kunaikkan ke pundaknya yang kokoh hingga kontol Mas Tondy terasa mentok menyentuh rahimku. Nikmat yang kurasakan sungguh luar biasa. Dari penyebab awalnya dimana norma sopan dan adab tak lagi dijadikan batasan membuat aku juga bisa berlaku saenakku, kini kurenggut kepala Mas Tondy yang berambut cepak itu. Kudekatkan ke wajahku dan kukenyoti bibirnya sambil kukasari kepalanya. Nonokku yang gatalnya semakin nggak ketulungan membuat aku jadi buas, binal dan liar… suatu peristiwa yang tak pernah terjadi saat aku bersanggama dengan suamiku selama ini. Mungkin ini pengaruh dari tubuhnya yang atletis itu, atau aroma keringatnya yang maskulin itu, atau nikmatnya dientot dengan kontolnya yang dahsyat itu? aku tak tahu….Tante Bugil
Dan tanpa ayal lagi, akhirnya seluruh batangan kontol Mas Tondy tenggelam dilahap kemaluanku. Hoohh.., aku tidak menduga bahwa aku akan mendapatkan kenikmatan yang sangat luar biasa di pagi hari ini. Kontol super Mas Tondi yang berada dalam terkaman nonokku keluar masuk menggelitiki dinding-dinding peka vaginaku. Aku menggelinjang, mendesah dan merintih lirih. Aku ikut memompa mengimbamgi pompaan Mas Tondy.
Mas Tondy menatapku sesaat sementara kontolnya terus memompa memekku. Kemudian dia lepaskan sumpal mulutku untuk selanjutnya dia daratkan bibirnya ke bibirku. Kami saling melumat. Aku merasa sangat kehausan. Lepas dari sumpal itu sungguh melegakan. Dan kini sikapku adalah ingin memberikan sepenuhnya kepuasan kepada Mas Tondy. Aku sudah memasuki gerbang nafsuku sendiri. Aku sudah lupa dengan tanggung jawab moralku sebagai istri dari Mas Naryo. Yang ada dipikiranku saat ini adalah perasaan ingin menikmati peristiwa ini sepuas-puasnya. Aku sangat ingin meraih nikmatnya madu pemerkosaan lelaki jantan ini di tubuhku. Aku melumat habis-habisan bibir seksinya. Aku hisap-hisap lidahnya, aku sedoti ludahnya. Aku mengerang dan meracau,
“Mas Tondy, maafin aku, ya.., aku tadi takut banget.., Mas Tondy, uuhh.. Kontolmu ennaakk banget.. Mas Tondy, maafin mBak Larsih, ya.. Mas Tondii.. teruszzhh.. ennhhaakk bangett..”,
dan Tondy terus memompakan kontolnya ke memekku dengan mantap sekali. Kami telah meraih irama persanggamaan bersama. Kami sedang mengejar kepuasan puncak dari persanggamaan ini.
Tante Bugil
Aku menggelinjang-gelinjang dengan sangat hebatnya. Aku berteriak histeris tertahan sebagai wujud pelampiasan nafsu birahiku yang tak terkendali ini. Aku ingin dipuaskan sejadi-jadinya. Aku berguling ke atas. Dengan rambutku yang telah lepas terurai dari ikatannya dan dengan keringat yang semakin membasah mengucur dari tubuhku, aku tumpakin tubuh Mas Tondy. Aku desakkan habis-habisan nonokku ke kontolnya untuk menggaruk lebih keras kegatalan birahi di dalamnya. Aku sangat gelisah dan resah menunggu hadirnya orgasmeku. Setiap kali aku mendongak dan menyibakkan rambutku kemudian kembali menunduk histeris. Tangan-tanganku mencekal bukit otot di dada Mas Tondy hingga kuku-kukuku menancap dalam ke dagingnya. Mas Tondypun seakan tak mau kalah. Dia membenamkan wajah tampannya ke payudaraku untuk menyusui kedua belah payudaraku yang ranum itu sepuasnya. Sementara di bawah sana, rasa gatal yang sangat nikmat mendesaki nonokku.Aku tahu ini sebagai tanda bahwa tak akan lama cairan birahiku akan tumpah ruah. Aku sudah demikian lupa diriku.
penat disekujur tubuhku akibat disenggamai lelaki gagah itu membuatku bermalasan sepanjang hari itu. Saat Mas Naryo pulang sore harinya, kulihat dia membawa bungkusan plastik di tangannya. Dia membawa mie goreng dan puyunghai kesukaanku. Seakan aku melupakan apa yang telah terjadi siang tadi kini aku duduk makan bersama suamiku dengan perasaan penuh galau. Pada Mas Naryo aku sampaikan keinginanku untuk beberapa waktu aku pulang mudik. Aku bilang sudah kangen sama sanak famili di Salatiga. Mas Naryo menatap aku, menatap mataku. Dia berusaha membaca relung hatiku. Dia setuju aku pulang. Dia menyadari bahwa aku masih dalam proses adaptasi dalam menyelami kehidupan Jakarta. Dia akan menjemputku saat kembali ke Jakarta nanti.
Tante Bugil
Rupanya permintaanku pulang dia sambut dengan sebuah rencana yang memberikan kejutan bagiku. Sesudah barang tiga minggu dengan penuh rindu aku menunggu jemputan Mas Naryo, dia menelponku. Dia bilang bahwa tidak bisa datang menjemputku karena kesibukkan di kampusnya. Tetapi dia telah mengirimkan 5 lembar tiket Garuda yang bisa aku ambil di kantor Garuda Semarang. Dia minta supaya aku mengajak serta kedua orang tuaku dan 2 orang adikku yang sedang liburan sekolah. Sesuai dengan hari yang ditetapkan Mas Naryo menjemputku di bandara Sukarno Hatta dengan sebuah Kijang baru. Aku heran ternyata Mas Naryo bisa menyopir mobil sendiri.
Akhirnya kami sama-sama mencapai kepuasan puncak kami. Cairan hangat yang menyemprot dari kontol Mas Tondy ke dalam nonokku langsung disambut dengan muntahan berlimpah cairan birahi nonokku. Aku langsung tersungkur sementara kedutan-kedutan kontol Mas Tondy belum sepenuhnya usai.
Untuk sesaat kami memang beristirahat. Namun nafsu birahi yang masih berakar kuat di tubuh kami masing-maisng mendorong kami untuk melakukannya lagi dan lagi. Siang hari itu kami habiskan bak pengantin baru. Kami bercinta sepuasnya dalam berbagai gaya dan tempat di rumah itu, diakhiri dengan gaya anjing yang spektakuler di ranjangku.Tante Bugil
Siang itu untuk pertama kalinya aku berhasil meraih orgasmeku berkali-kali. Satu hal yang tak akan pernah rasanya kudapatkan kalau aku bercinta dengan suamiku sendiri. Nyaris 2 jam kami bercinta, aku terkapar terbadai kelelahan di pelukan Mas Tondy.
Tiba-tiba aku dilanda perasaan sangat menyesal. Aku seharusnya tak melakukannya. Aku merasa benar-benar kotor. Namun, saat aku masih melamun dalam penyesalan, tiba-tiba Mas Tondy bangkit dari ranjangku. Dia mencium keningku dan berlalu. Kudengar bisikan terima kasih dari bibirnya. Tiba-tiba aku merasa ingin sekali lagi menangkapnya untuk mengecup bibir seksinya sekali lagi, tapi dia telah hilang di balik pintu.Tante Bugil
Siang itu aku tidak masak. Rasa
Dan kejutan yang paling hebat dari Mas Naryo adalah saat mobil Kijang ini tidak meluncur ke rumah yang kukenal sebagai rumah kami selama ini. Melalui jalan tol Jagorawi Mas Naryo membawa mobilnya ke kompleks perumahan dosen di Cibubur. Kami memasuki rumah baru kami yang besar dan luas. Segala barang-barang dari rumah lam
Malam ini adalah malam pertama dimana istriku merasakan penis orang lain selain punyaku apalagi dia merasakannya sekaligus dalam selang beberapa menit, sebuah pengalaman yang sangat memuaskan kami berempat.Tante Bugil
Sejak itu kami sering melakukannya, sedikitnya sebulan sekali, dan kami berkomitmen ini hanya dilakukan berempat, Bahkan kini muncul ide baru dari Atiek untuk menambah menjadi tiga pasangan. Hanya saat ini kami belum menemukan pasangan yang bisa diajak main. Pengalaman ini ditulis juga atas persetujuan kami semua.
Tante Bugil
Istriku menoleh kearahku, matanya sayu memandangku seolah minta ijin padaku. Kupandangi dia, dia sangat cantik tak kuasa aku menghalanginya. Kukecup bibirnya kuusap rambutnya tanda bahwa aku menyetujuinya. Dan ketika penis priyono melesak kedalam vaginanya, istriku memejamkan mata keenakan, dan tangannya mengelus elus penisku seirama dengan kocokan yang diberikan Triyono.
Kuciumi bibirnya, pipinya lehernya, atau mana saja yang kudapat karena istriku dalam kenikmatan, selalu kepalanya tidak bisa diam, menoleh kekiri kekanan sambil menjilat jilat bibirnya sendiri. Sementara tangan kanannya mengocok penisku tangan kirinya merangkul pundak Triyono. Tangankupun tak henti hentinya meremas remas buah dadanya. Kudengar pula desisan Triyono menambah suasana jadi makin mengairahkan.Tante Bugil
Ketika kurengkuh bokongnya, Atiek merengkuh pundakku makin kencang, dari mulutnya keluar erangan kenikmatan yang panjang dan kemaluannya ditekan keras ke kemaluanku, dia sedang orgasme. Dan segera kulepas pula air maniku menyemprot didalam vaginanya. Kenikmatan yang luar biasa.
Tante Bugil
Walaupun permainanku sudah berakhir tetapi Atiek tidak mau mencopot kemaluanku dari vaginanya, dia hanya mengeser tubuhnya dari dadaku untuk meringakan tindihan tubuhnya diatas tubuhku. Kesadaranku mulai pulih, kulihat istriku sedang bergumul dengan Triyono. Dengan tubuh yang bugil dia menindih tubuh istriku, mereka berciuman dengan pelan dan dalam, tangan meremas remas buah dada istriku yang tergolong besar dan montok, sementara tangan istriku mengelus bokong Triyono, dan kudengar desahan halus dari mulutnya itu pertanda istriku sudah mulai terangsang lagi. tante bugil
Melihat istriku terangsang, tiba tiba akupun terangsang kembali. Aku sangat senang istriku menikmati sexnya, Kuhadapkan tubuhku kearah istriku, dan Atiek segera merangkul pinggangku dengan kakinya dari belakang, sambil menikmati sisa orgasme yang kuberikan padanya.
Tante Bugil
Tiba tiba istriku berhenti menggelengkan kepalanya, dahinya berkerut dan giginya menggigit bibr bawahnya, dia menoleh kearahku, istriku akan selesai dan sebentar lagi pasti akan melenguh panjang.
“Pah.. aku sudah nggak tahan.. Pahaahh.. eghh.. eegghh”
pada saat itu dia mendongakkan wajahnya keatas, matanya menatap mata Triyono dengan sayu.
Tante Bugil
Pada saat yang sama, aku tak tahan menahan ejakulasi, digenggaman tangannya. Kulihat Triyono menekan kemaluannya dalam dalam kevagina istriku untuk berejakulasi.. Ketika dia mencabut kemaluanya, kulihat sisa air mani meleleh keluar dari bibir vagina istriku, yang berwarna kemerahanTante Bugil
Kebutuhan MCK (mandi, cuci dan kakus) kami berhimpitan hanya dibatasi oleh selembar gedek yang rawan bolong-bolong. Hanya sikap morallah yang membatasi kami dalam arti yang lebih jauh. Bagi kami, khususnya bagi aku dan Dik Narti istri Mas Tondy tetangga sebelah, sumur adalah segala-galanya. Hampir 90% waktu kami habiskan di seputar sumur dan MCK-nya itu. Suami kami masing-masing sibuk dengan pekerjaannya. Bedanya kalau suamiku, Mas Naryo, seharian siang dia nggak ada di rumah, sementara kalau Dik Narti seharian malamnya suaminya jaga gudang di Cakung.
Antara para suami kami praktis jarang jumpa berpapasan karena waktu kesibukannya yang saling terbalik. Sementara kami para istri juga kesibukan melayani suaminya jatuh pada waktu yang berbeda pula. Sebagai suami istri muda, Dik Narti baru keluar dari kamarnya menuju ke sumur baru sekitar jam 11 siang. Tentu dia harus siap melayani berbagai kebutuhan suaminya yang baru pulang setiap jam 6 pagi itu. Aku sendiri sebagaimana yang lain bercengkerama dengan suamiku pada malam harinya sepulang dari pekerjaannya. Kemungkinan penyimpangan hanya terjadi pada saat-saat tertentu, misalnya salah satu dari pasangan di antara kami ada yang sakit atau bepergian atau karena sebab yang lain. Suasana seperti itu juga terjadi di keluarga tetangga sekitar kami. Pada pagi hari rata-rata sepi. Anak-anak kami pergi ke sekolah yang berbeda jadwal dan para suami hampir seharian penuh mencari sandang pangan.Tante Bugil
Sehabis menikah aku langsung mengikuti suami tinggal di Ibu Kota, Jakarta. Sebagai pegawai negeri suamiku hanya bisa kontrak rumah petak untuk tempat kami berteduh dan seseorang memiliki alamat untuk pulang. Sangat beda rasanya rumah di kota asalku Salatiga dimana hubungan antar manusia masih demikian kental dan saling manusia memanusiakan antara satu terhadap yang lain. Sementara di Jakarta yang aku rasakan pertemuan antar manusia semata-mata lebih didorong oleh adanya kebutuhan duniawi. Hubungan akan berarti baik apabila seseorang bisa memberikan manfaat dunia lebih besar dari yang lain. Di Jakarta orang lebih berhitung pada masalah jumlah dengan mengorbankan mutu. Kalau aku bisa memberi lebih banyak dari yang lain berarti aku lebih baik dari yang lain, dan pantas menerima sikap hormat yang lebih tinggi dari yang lain.
Demikianlah suamiku yang dosen Universitas Negeri yang notabene pegawai negeri dengan embel-embel Ir. di depan namanya plus MM di belakangnya tidak mampu meraih penampilan dan nilai yang layak di tengah masyarakat di sekitarku.
Menurutku, Mas Tondy hanya cocok jadi suamiku. Selain tinggi tubuh kami yang di atas rata-rata, juga karena kami masing-masing punya tubuh indah terawat. Tubuh Dik Narti sendiri tidak seseksi tubuhku karena aku punya jadwal tetap berolahraga di sebuah pusat kebugaran. Sementara tubuh Mas Naryo sudah jelas kalah set dari tubuh suami tetanggaku itu. Walaupun sama-sama tegap dan kekar, tapi tubuh Mas Naryo tidak berlekak-lekuk dengan otot, seperti halnya tubuh Mas Tondy. Kadang aku suka berkhayal kotor kalau melihat Mas Tondy asyik mencuci pakaian kotornya dengan hanya mengenakan celana boxer ketat. Bagaimana rasanya ditiduri lelaki macho nan jantan seperti dia ya? apakah ukuran kontolnya juga sama dengan ukuran kontol suamiku? ah, lelaki macho seperti dia mah, pasti barangnya gede punya. Pasti panjang, keras dan berotot. Tak kalah dengan otot-otot kekar yang menghiasi bagian tubuhnya yang lain. Memikirkan hal itu, aku merasa suka pusing sendiri….
Pagi itu aku sedang masak di dapurku yang sempit. Panasnya udara Jakarta memaksa aku sendiri mondar-mandir di dapur dan sumur hanya menggunakan kutang dan kain yang kuikatkan seenaknya. Membuat auratku yang indah ini terpampang menggoda. Ketika itulah, tiba-tiba Mas Tondy muncul di pintu.
“Mbakyu Larsih, aku mau minta tolong sedikit, nih”, sambil terus nyelonong memasuki rumahku. Aku kaget, mau apa dia. Kulihat wajahnya yang ganteng itu tampak kemerahan dengan matanya yang seperti kucing lapar melihat ikan asin menatap mataku. Aku merasakan sesuatu yang tidak enak. Adakah yang sangat penting sehingga dia harus masuk ke rumahku tanpa permisi lebih dahulu? Antara khawatir dan ingin menolong tetangga aku bangun berdiri mengikuti langkahnya,Tante Bugil
Di sebelah rumahku, tinggal keluarga Mas Tondy. Keluarga Mas Tondy sudah tinggal di kawasan itu selama lebih dari 5 tahun. Kami adalah tetangga baru bagi mereka. Walaupun begitu, kami bertetangga cukup akrab dan sangat harmonis hubungan antara 2 keluarga ini. Mas Tondy sendiri adalah penjaga gudang di daerah Cakung yang mengkontrak petak di sebelah kananku rumahku. Aku akui keluarga itu lebih memiliki nilai karena tampilan dunianya jauh lebih dari tampilan kami. Walaupun mengontrak, tapi gaya hidup Mas Tondy beserta keluarga, tak kalah dengan keluarga kami, yang notabene memiliki pendidikan yang lebih baik dari mereka. Itulah kenyataan metropolitan yang kadang susah dipahami akal sehat. Bagaimana sebuah keluarga kelas menengah ke bawah bisa bersaing dengan keluarga yang lumayan mapan seperti kami.
Telah 5 hari Dik Narti pulang ke desanya dengan maksud menjemput adik lelakinya untuk diajak membantu di Jakarta. Kulihat Mas Tondy menyiapkan sendiri segala kebutuhan sehari-harinya yang mulai dia lakukan sekitar jam 10 atau 11 pagi, seusai tidur sepulang jaga malam. Dia mencuci pakaiannya, membersihkan rumah, mencuci perabot dapur dan sebagainya. Mau tidak mau aku sering berpapasan di seputar sumur yang memang kami pakai berdua keluarga. Walaupun begitu kami jarang saling bicara. Aku lebih senang begitu. Aku takut omongan tetangga yang gampang usil. Mas Tondy hampir seharian selalu berpakaian minimum dengan alasan udara Jakarta yang panas. Tanpa “ewuh pekewuh” dia selalu hanya bercelana pendek dan melepas kemeja kausnya. Aku suka mencuri pandang. Postur tubuhnya yang tinggi menjulang itu tampak gagah; tegap, padat, kekar dan berotot. Mungkin pekerjaannya yang sebagai penjaga gudang memang pantas memiliki tubuh seperti itu. Tubuh yang diam-diam kuimpi-impikan dalam setiap khayalan seksku kalau sedang bermasturbasi, saat Mas Naryo sedang kerja tentunya.
Tante Bugil
“Ada apa, Mas Tondy?”, aku melihat sorot matanya yang semakin menakutkanku…
“Jangan marah, ya Mbak. Masalahnya aku bener-bener nggak tahan, nih. Dik Narti khan sudah 5 hari pulang kampung. Aa.. kkuu.., mm.. maaf.., ya, Mbak, tadi pagi saat pulang jaga malam aku mendengar Mbak dan Mas Naryo masih ada di kamar sedang asyik masyuk”.
Deg, hatiku. Kenapa Mas Tondy teganya ngomong begitu padaku. Aku nggak sempat berpikir lebih jauh saat dengan serta merta dia meraih tubuhku dengan tangannya yang kuat membungkam mulutku kemudian beringsut merebahkan aku ke kasur.
aku, suamiku, keluargaku. Aku sangat takut akan aib yang akn menimpa kami.
Tante Bugil
Tetapi Mas Tondy terus membisiki aku, “Tenang mBak Larsih, nggak apa-apa. Jangan takut, nggak ada yang bakalan tahu. Hanya kita berdua saja yang tahu. Aku berjanji untuk seumur hidupku hanya akan menjadi rahasia kita berdua saja”. Benarkah? Penjaga gudang ini ternyata memang lihai membuatku terlena. Benar atau tidak kata-katanya itu ternyata mampu memberikan aku kesejukan. Setidak-tidaknya melerai rasa takutku bahwa dia akan melukaiku. Seakan-akan aku diberinya pilihan, melawan dengan risiko dia akan bertindak brutal, atau menyerah pasrah dengan risiko aku harus melayani nafsu birahinya. Menyadari keterbatasanku saat ini, maka pilihan kedualah yang aku pilih. Hal-hal lain soal nantilah, yang penting aku selamat lebih dahulu.
Kini aku mulai merasakan secara rinci apa yang sedang dia lakukan padaku. Jari-jarinya yang kasar terus menari-nari di kemaluanku terasa sangat menggelikan saraf-saraf peka birahiku. Aku mulai merasakan kenikmatan. Aku merasakan jari-jari Mas Tondy sangat pintar membangkitkan kehausan birahi para wanita.
Melihat aku bersikap menyerah dan pasrah dia semakin ganas melumati ketiak yang kemudian melata bergeser ke leherku, ke tepian kupingku, lalu ke payudaraku.
Tante Bugil
“mBak Larsih, mBak sangat cantik sekali. Aku tadi pagi mengintip mBak yang sedang digauli Mas Naryo, oh, mBak.., aku nggak tahan melihat wajah mBak yang menggelinjang menerima kenikmatan dari Mas Naryo. Sekarang mBak mesti nyobain kenikmatan dari aku, ya, mBak?”
Kamarku yang memang hanya terpisah oleh dinding gedek dapurku membuatnya mudah untuk melampiaskan hawa nafsunya. Dengan sigapnya dia jejalkan gombal dari kantongnya ke mulutku yang aku rasa telah dia siapkan sebelumnya. Kemudian dengan kekuatan ototnya ditelikungnya tanganku untuk dia ikatkan ke ranjangku. Aku langsung dilanda ketakutan yang amat sangat. Aku ingat suamiku, ingat sanak keluargaku. Mungkinkan Mas Tondy mau membunuhku? Tetapi justru ketakutanku itulah yang membuat aku lemas dan langsung menyerah.Tante Bugil
“mBak Larsih nggak usah takut, aku nggak akan nyakitin mBak, kok. Aku hanya perlu sebentar saja. Aku sudah pengin banget, nih. Tadi pagi saat Mas Naryo menyetubuhi mBak Larsih aku ngintip dari balik dinding”, dia berbisik dengan tajam ke telingaku untuk meyakinkan bahwa aku nggak akan disakitinya,
“Aku nggak tahan, mBak, tolongin aku, Mbak..”, dia langsung merangsek buah dadaku dengan buasnya. Aku melawannya karena hal semacam ini tak pernah sama sekali terbit dalam pikiranku dan bayanganku.
“Aku nggak tahan bener, mBak.. Tolongin aku, mBak..”, kini ketiakku dia ruyaki sambil menyedoti dan menciumi habis-habisan. Dengan tanganku yang terikat sisa tenagaku sama sekali nggak sebanding dengan penjaga gudang berotot ini. Dengan kasar penuh nafsu kain penutup tubuhku dia tarik dan lepasi dengan mudahnya. Tangannya yang kasar dan kokoh itu langsung mengelus-elusi pahaku. Kemudian dengan cepat juga jari-jarinya menyeruak kekemaluanku. Aduh, nggak pernah terpikir olehku akan ada lelaki selain suamiku yang menyentuh barang kehormatanku ini. Aku tidak begitu saja bisa menerima kenyatan ini. Aku menangis pilu walaupun hanya air mataku saja yang menampakkan tangisku. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku sebagai tanda penolakanku akan perbuatan Mas Tondy ini. Aku anggap dia sudah sangat keterlaluan. Berlaku senonoh. Tidak menghormati
Kemudian dengan pelan tetapi pasti Mas Tondy membelah selangkanganku. Dia menempatkan tubuh atletisnya tepat di antara selangkanganku. Dan dengan sekejap aku merasakan sesuatu yang hangat panas mendesak-desaki kemaluanku. Aku sudah tahu, itu kontolnya. Tapi yang membuatku kaget, ukuran kontolnya ternyata sama persis seperti bayanganku selama ini.
Rasa pasrah dan menyerahku hanya memberikan aku satu pilihan, nikmatilah! Akupun pasrah… mencoba mencari kenikmatannya. Saat Mas Tondy terus mendesakkan kontol pisang tanduknya dengan cara mendorong menaik-turunkan tubuhnya memompakan kontolnya ke kemaluanku, dengan refleks aku membalasnya dengan memainkan pantatku.
Aku memutar-mutar bokongku kemudian menaik turunkannya untuk menjemput kontolnya. Aku merasakan rasa gatal yang luar biasa nikmat terasa di lubang vaginaku. Aku juga mulai merasakan cairan birahiku yang membanjir di dalam lubang vaginaku. Dan itu juga langsung diketahui oleh Mas Tondy yang semakin cepat dan keras mendesakkan kontolnya ke kemaluanku.
Tante Bugil
Akhirnya tali yang mengikat tangankupun dilepaskannya. Kini tak ada lagi pemerkosaan. Yang ada adalah kesepakatan bersama untuk meraih puncak nikmat birahi. Keringat mulai membanjir dari tubuh-tubuh kami. Mas Tondy menggenjot dan aku menjemput. Kakiku kunaikkan ke pundaknya yang kokoh hingga kontol Mas Tondy terasa mentok menyentuh rahimku. Nikmat yang kurasakan sungguh luar biasa. Dari penyebab awalnya dimana norma sopan dan adab tak lagi dijadikan batasan membuat aku juga bisa berlaku saenakku, kini kurenggut kepala Mas Tondy yang berambut cepak itu. Kudekatkan ke wajahku dan kukenyoti bibirnya sambil kukasari kepalanya. Nonokku yang gatalnya semakin nggak ketulungan membuat aku jadi buas, binal dan liar… suatu peristiwa yang tak pernah terjadi saat aku bersanggama dengan suamiku selama ini. Mungkin ini pengaruh dari tubuhnya yang atletis itu, atau aroma keringatnya yang maskulin itu, atau nikmatnya dientot dengan kontolnya yang dahsyat itu? aku tak tahu….Tante Bugil
Dan tanpa ayal lagi, akhirnya seluruh batangan kontol Mas Tondy tenggelam dilahap kemaluanku. Hoohh.., aku tidak menduga bahwa aku akan mendapatkan kenikmatan yang sangat luar biasa di pagi hari ini. Kontol super Mas Tondi yang berada dalam terkaman nonokku keluar masuk menggelitiki dinding-dinding peka vaginaku. Aku menggelinjang, mendesah dan merintih lirih. Aku ikut memompa mengimbamgi pompaan Mas Tondy.
Mas Tondy menatapku sesaat sementara kontolnya terus memompa memekku. Kemudian dia lepaskan sumpal mulutku untuk selanjutnya dia daratkan bibirnya ke bibirku. Kami saling melumat. Aku merasa sangat kehausan. Lepas dari sumpal itu sungguh melegakan. Dan kini sikapku adalah ingin memberikan sepenuhnya kepuasan kepada Mas Tondy. Aku sudah memasuki gerbang nafsuku sendiri. Aku sudah lupa dengan tanggung jawab moralku sebagai istri dari Mas Naryo. Yang ada dipikiranku saat ini adalah perasaan ingin menikmati peristiwa ini sepuas-puasnya. Aku sangat ingin meraih nikmatnya madu pemerkosaan lelaki jantan ini di tubuhku. Aku melumat habis-habisan bibir seksinya. Aku hisap-hisap lidahnya, aku sedoti ludahnya. Aku mengerang dan meracau,
“Mas Tondy, maafin aku, ya.., aku tadi takut banget.., Mas Tondy, uuhh.. Kontolmu ennaakk banget.. Mas Tondy, maafin mBak Larsih, ya.. Mas Tondii.. teruszzhh.. ennhhaakk bangett..”,
dan Tondy terus memompakan kontolnya ke memekku dengan mantap sekali. Kami telah meraih irama persanggamaan bersama. Kami sedang mengejar kepuasan puncak dari persanggamaan ini.
Tante Bugil
Aku menggelinjang-gelinjang dengan sangat hebatnya. Aku berteriak histeris tertahan sebagai wujud pelampiasan nafsu birahiku yang tak terkendali ini. Aku ingin dipuaskan sejadi-jadinya. Aku berguling ke atas. Dengan rambutku yang telah lepas terurai dari ikatannya dan dengan keringat yang semakin membasah mengucur dari tubuhku, aku tumpakin tubuh Mas Tondy. Aku desakkan habis-habisan nonokku ke kontolnya untuk menggaruk lebih keras kegatalan birahi di dalamnya. Aku sangat gelisah dan resah menunggu hadirnya orgasmeku. Setiap kali aku mendongak dan menyibakkan rambutku kemudian kembali menunduk histeris. Tangan-tanganku mencekal bukit otot di dada Mas Tondy hingga kuku-kukuku menancap dalam ke dagingnya. Mas Tondypun seakan tak mau kalah. Dia membenamkan wajah tampannya ke payudaraku untuk menyusui kedua belah payudaraku yang ranum itu sepuasnya. Sementara di bawah sana, rasa gatal yang sangat nikmat mendesaki nonokku.Aku tahu ini sebagai tanda bahwa tak akan lama cairan birahiku akan tumpah ruah. Aku sudah demikian lupa diriku.
penat disekujur tubuhku akibat disenggamai lelaki gagah itu membuatku bermalasan sepanjang hari itu. Saat Mas Naryo pulang sore harinya, kulihat dia membawa bungkusan plastik di tangannya. Dia membawa mie goreng dan puyunghai kesukaanku. Seakan aku melupakan apa yang telah terjadi siang tadi kini aku duduk makan bersama suamiku dengan perasaan penuh galau. Pada Mas Naryo aku sampaikan keinginanku untuk beberapa waktu aku pulang mudik. Aku bilang sudah kangen sama sanak famili di Salatiga. Mas Naryo menatap aku, menatap mataku. Dia berusaha membaca relung hatiku. Dia setuju aku pulang. Dia menyadari bahwa aku masih dalam proses adaptasi dalam menyelami kehidupan Jakarta. Dia akan menjemputku saat kembali ke Jakarta nanti.
Tante Bugil
Rupanya permintaanku pulang dia sambut dengan sebuah rencana yang memberikan kejutan bagiku. Sesudah barang tiga minggu dengan penuh rindu aku menunggu jemputan Mas Naryo, dia menelponku. Dia bilang bahwa tidak bisa datang menjemputku karena kesibukkan di kampusnya. Tetapi dia telah mengirimkan 5 lembar tiket Garuda yang bisa aku ambil di kantor Garuda Semarang. Dia minta supaya aku mengajak serta kedua orang tuaku dan 2 orang adikku yang sedang liburan sekolah. Sesuai dengan hari yang ditetapkan Mas Naryo menjemputku di bandara Sukarno Hatta dengan sebuah Kijang baru. Aku heran ternyata Mas Naryo bisa menyopir mobil sendiri.
Akhirnya kami sama-sama mencapai kepuasan puncak kami. Cairan hangat yang menyemprot dari kontol Mas Tondy ke dalam nonokku langsung disambut dengan muntahan berlimpah cairan birahi nonokku. Aku langsung tersungkur sementara kedutan-kedutan kontol Mas Tondy belum sepenuhnya usai.
Untuk sesaat kami memang beristirahat. Namun nafsu birahi yang masih berakar kuat di tubuh kami masing-maisng mendorong kami untuk melakukannya lagi dan lagi. Siang hari itu kami habiskan bak pengantin baru. Kami bercinta sepuasnya dalam berbagai gaya dan tempat di rumah itu, diakhiri dengan gaya anjing yang spektakuler di ranjangku.Tante Bugil
Siang itu untuk pertama kalinya aku berhasil meraih orgasmeku berkali-kali. Satu hal yang tak akan pernah rasanya kudapatkan kalau aku bercinta dengan suamiku sendiri. Nyaris 2 jam kami bercinta, aku terkapar terbadai kelelahan di pelukan Mas Tondy.
Tiba-tiba aku dilanda perasaan sangat menyesal. Aku seharusnya tak melakukannya. Aku merasa benar-benar kotor. Namun, saat aku masih melamun dalam penyesalan, tiba-tiba Mas Tondy bangkit dari ranjangku. Dia mencium keningku dan berlalu. Kudengar bisikan terima kasih dari bibirnya. Tiba-tiba aku merasa ingin sekali lagi menangkapnya untuk mengecup bibir seksinya sekali lagi, tapi dia telah hilang di balik pintu.Tante Bugil
Siang itu aku tidak masak. Rasa
Dan kejutan yang paling hebat dari Mas Naryo adalah saat mobil Kijang ini tidak meluncur ke rumah yang kukenal sebagai rumah kami selama ini. Melalui jalan tol Jagorawi Mas Naryo membawa mobilnya ke kompleks perumahan dosen di Cibubur. Kami memasuki rumah baru kami yang besar dan luas. Segala barang-barang dari rumah lam
Bugil dan Sex
bugil dan sexMelihat aku tegeletak disamping istriku, dengan kemaluan yang masih tegar, Atiek segera tahu bahwa aku belum ejakulasi. Tiba tiba Atiek menghentikan goyangan pinggul, dicopotnya penis suaminya dari vaginanya. Dengan melangkahi tubuh istriku, Atiek segera menghampiriku, kemudian dengan dasternya yang diambil dari sisi kasur dibersihkannya penisku yang penuh lendir istriku.
Dia menindihku dan menciumku. Aku sempat kaget, aku tak menduga kejadian itu, kulirik Triyono tetapi dia hanya melihat tingkah istrinya tanpa reaksi. Istriku juga hanya melirikku sebentar kemudian memejamkan mata kembali, menikmati sisa orgasme yang ia dapat dariku.bugil dan sex
Kubalas ciuman Atiek dengan nafsu, tangan kiriku mengelus bokongnya sedangkan tangan kanan meremas buah dadanya. Atiek menjulurkan lidahnya menyambut lidahku, sementara vaginanya yang basah digesek gesekan ke diatas kemaluanku. Tampak Atiek sudah sangat terangsang, sehingga ciuman kami hanya berlangsung sebentar, segera dia menghentikan ciumannya, ditariknya badannya sehingga sekarang posisinya duduk diatas pahaku, sementara belahan kemaluannya menidih pada batang penisku yang rebah diatas perut.
bugil dan sex
tidak vulgar, dan ini membuat gairahku cepat bangkit. Sarungku sudah terdongkrak keatas sementara kulihat Atiek sering mencuri padang kearah sarungku yang memang sengaja tidak kusembunyikan. Sementara itu istriku sudah memindahkan kepalanya diatas lenganku dan jari tangannya meremas remas jari tanganku. Aku sudah hapal sekali, istriku pasti sudah terangsang.
Triyono menonton film itu dengan memeluk istrinya secara ketat dan tangannya mengusap usap payudara Atiek dari luar baju tidurnya, sesekali diciumnya bibir istrinya dalam dalam. Sementara itu kaki kanan Atiek ditekuk dan pahanya menindih paha istriku, sehingga tak terhindarkan baju tidurnya yang memang pendek makin tersingkap sehingga akupun makin leluasa melahap pahanya yang putih mulus, dan sebagian rambut dipangkal pahanya dengan sudut mataku.
bugil dan sex
“Mbak Rin,.. Aku jadi pengen nih..” Atiek bicara kepada istriku.
“Ya nggak apa apa, wong Mas nya nyanding koq.” Istriku menyahut sambil senyum penuh arti.
Aku makin terangsang, kumiringkan tubuhku menghadap istriku sehingga aku bisa melihat paha mulus Atiek, dan kuselusupkan tanganku dibalik blouse istriku yang tidak ber BH untuk meremas remas buah dadanya, sementara tangannya sudah masuk kesarungku untuk mengelus elus penisku yang sudah berdiri keras. Ia menutup tanganku dengan bantal sehingga gerilya yang kulakukan tidak terlihat oleh Triyono dan Atiek. Walaupun itu sebenarnya hal itu tidak perlu dilakukan, karena mereka sudah tidak memperhatikan kami lagi, keduanya sudah mulai tenggelam dalam percintaan.bugil dan sex
Ketika Atiek melepaskan seluruh pakaiannya dan mencopoti pakaian suaminya, Triyono menggeser posisinya merapat keistriku, sedangkan Atiek menindihkan tubuhnya yang bugil dari sebelah kanan, sehingga Triyono berdampingan dengan istriku.
Mereka berciuman sambil saling saling mengelus penuh nafsu, kulihat istriku sering melirik mereka dengan gairah, ikut terhanyut dengan adegan panas persis satu jengkal disampingnya.
Kali ini aku mengajak Triyono dan istrinya, tidak ada yang istimewa kami hanya ingin menikmati liburan dan seperti biasanya selesai makan siang dijalan, istriku mampir untuk beli pepes ikan Mas kesukaanku. Sampai di villa sekitar jam jam 2 siang, aku tidur pulas, sampai akhirnya dibangunkan istriku untuk makan malam. Kami makan malam berempat dengan nasi hangat dan pepes ikan.
bugil dan sex
Atiek sambil berubah posisi dengan setengah duduk dipaha suaminya dengan selangkangan yang terbuka lebar memperlihatkan vagina merah basah yang sangat indah, sementara tangan kanannya menggosokan gosokkan kemaluan suaminya ke klitorisnya, sementara buahdadanya menggantung diremas remas suaminya.
Posisinya tersebut membuat tubuh Triyono merenggang dari tubuh istriku sehingga tangan kiri istriku yang tertidih menjadi bebas. Dari padangan matanya yang sayu dan pahanya sudah direntangkan, aku tahu baha istriku sudah memberi lampu hijau. Dituntunnya penisku kearah lubang vaginanya, dan dalam tempo singkat aku sudah melayang menikmati jepitan lobang kemaluan istriku. Sementara aku mengocoknya perlahan lahan, istriku mendesis desis keenakan, kini wajah istriku menghadap kearah Triyono bahkan hanya berjarak sejengkal dengan wajah Triyono namun matanya terpejam.
bugil dan sex
Atiek sudah terlengkup ditubuh suaminya, sementara pinggulnya naik turun, mengocok batang suaminya yang sudah melesak ditelan liang kenikmatannya. Sekali kali tangannya meremas bokongku dan istriku melihat aktifitas tangan Atiek ini, tapi rupanya diapun tak ambil peduli. bahkan beberapa kali Triyono mencium mulut istriku yang tengah mendesis, istriku diam saja, walaupun tidak meresponnya. Entah kenapa aku tidak cemburu melihat istriku diciumi oleh Triyono saat sedang kusetubuhi, bahkan aku makin terangsang. Karena kulihat ciuman itu membuat istriku makin bergolak gairahnya. Ini kurasakan dari gerakan dan nafasnya mendengus tidak seperti adat biasanya.
Dalam waktu yang tidak terlalu lama gerakan istriku tak terkendali, bahkan ia membalas menyedot ciuman Triyono, dan pada saat itulah istriku menghentak hentakkan pinggulnya keatas, mulutnya menghisap mulut Triyono dalam dalam sambil merintih. Dia telah orgasme. Ini diluar kebiasaan, istriku biasanya cukup tahan lama, tapi kali ini dia cepat selesai, padahal aku merasa masih tahan lama.
Kuhentikan kocokanku, kucabut penisku, aku masih tanggung tetapi aku memang tidak ingin selesai sekarang, aku masih berharap istriku bangkit lagi setelah istirahat. Kutatap wajah istriku yang penuh kepuasan. Disampingnya kulihat Triyono menggengam tangan istriku.
bugil dan sex
Kulihat belahan kemaluannya yang merah penuh lendir, aku sudah tidak sabar lagi, kuangkat pinggangnya dengan kedua tanganku, Atiek cepat tanggap, sambil mengangkat pantatnya, diambilnya penisku dan diarahkan kelobang vaginanya. Dalam hitungan detik, kemaluanku sudah menyelusup kedalam vagina Atiek. Atiek melenguh pelan, badannya ambruk kedadaku dan wajahnya menempel disamping kepalaku sambil mendesis desis. Kuangkat pinggulku berusaha mengocok kemaluan Atiek, dan diapun mengikuti gerakanku tetapi pinggulnya digoyang memutar sedangkan otot vaginanya menjepit kemaluanku, jepitan dan putaran pinggulnya tidak akalh dengan istriku, kenikmatan menjalar keseluruh penisku.
Sepuluh menit telah berlalu dan kurasakan Atiek mulai mempercepat goyangannya, mulutnya menciumku dan lidahnya menerobos masuk ke mulutku. Nafasnya tersengal, aku segera mengerti bahwa sedang mulai masuk kemasa orgasme. Tanpa menunggu waktu lagi kupercepat kocokanku, karena kemaluankupun sudah berdenyut denyut enak, dan segera akan keluar.
Selesai makan malam kami menonton TV sambil ngobrol kesana kemari diruang keluarga. Setelah bosan ngobrol, Triyono mengambil inisiatif mengambil kasur dikamarnya dan dihamparkan didepan TV dia dan istrinya menonton TV sambil tiduran, dan akupun berbuat hal yang sama. Atiek masuk kamarnya dan mengganti dasternya dengan baju tidur yang amat tipis tanpa BH dan CD, ini terlihat jelas dari bayangan tubuhnya dibalik gaun tidurnya.
bugil dan sex
Kulihat dia sangat atraktif mempertontonkan tubuhnya didepanku dan didepan istriku. Kulihat Triyono acuh saja melihat tingkah istrinya. Kamipun menonton TV sambil tiduran, istriku dan Atiek tidur berdampingan ditengah sedangkan aku berada disamping istriku dipinggir. Acara TV terasa membosankan mungkin karena aku tidak bisa konsentrasi, aku lebih terpesona menikmati tubuh yang menggairahkan yang tergolek disamping istriku dan itu membuat adik kecilku dibalik sarung setengah ereksi.
“Pah.., puterin film yang hot.. dong.., aku kedinginan nih..” Atiek menyuruh suaminya memutar film porno.
Aku tahu mereka sering muter film porno karena kami sering tukar menukar film, tapi selama ini kami belum pernah nonton bersama sama.
Sebelum beranjak mengambil film, Triyono basa basi minta ijin istriku “Rin..muter film blue ya..”
“Terserah aja ” jawab istriku.
Filmnya cukup bagus dengan latar belakang jaman kekaisaran romawi, adegan sexnya
Tiba tiba Atiek menghentikan pergulatan dengan suaminya dan tangannya meraih blouse depan istriku dan melepas kancingnya.
“Biar adil dong Mbak..” sambil tangannya terus melolosi seluruh pakaian istriku.
Walaupun wajah istriku protes, tapi usaha mencegah tangan Atiek yang nakal, tidak serius sehingga dengan mudah Atiek melucuti pakaian istriku. Sekelebat kulihat mata Triyono melahap seluruh tubuh indah istriku, bahkan ia segera mengeser posisinya merapat ketubuh istriku, sehingga lengannya menempel pada pinggir payudara istriku.
Aku tak sempat berfikir macam macam, nafsuku mendominasi pikiranku, kucopot seluruh pakaianku sehingga kami berempat sudah bugil, kuciumi istriku, sambil jariku mengelus vaginanya yang sudah basah. Istriku mendesis desis keenakan tangan kanannya mendekap punggungku erat erat, sedangkan tangan kirinya tertindih tangan Triyono.
bugil dan sex
Kurasakan elusan lembut sebuah tangan halus menelusuri bokongku, bahkan kemudian mengarah keselangkangan dan mengelus buah zakarku. Aku sudah menduga pemilik tangan itu, dan hatiku berdesir ketika kulihat tangan Atiek lah yang sedang mengelus batang penisku, sambil mulutnya menciumi dada suaminya. Aku yakin Triyono melihat tangan istrinya yang sedang beroperasi di batangku yang keras seperti kayu, tapi dia tampak acuh saja, bahkan kini lengan kanannya telah mendidih susu istriku.
Istriku tidak menyadari atau pura pura tidak tahu bahwa tangan Triyono sudah menindih payudaranya, dan wajahnya dipalingkan kearah yang berlawanan.
bugil dan sex
Dia menindihku dan menciumku. Aku sempat kaget, aku tak menduga kejadian itu, kulirik Triyono tetapi dia hanya melihat tingkah istrinya tanpa reaksi. Istriku juga hanya melirikku sebentar kemudian memejamkan mata kembali, menikmati sisa orgasme yang ia dapat dariku.bugil dan sex
Kubalas ciuman Atiek dengan nafsu, tangan kiriku mengelus bokongnya sedangkan tangan kanan meremas buah dadanya. Atiek menjulurkan lidahnya menyambut lidahku, sementara vaginanya yang basah digesek gesekan ke diatas kemaluanku. Tampak Atiek sudah sangat terangsang, sehingga ciuman kami hanya berlangsung sebentar, segera dia menghentikan ciumannya, ditariknya badannya sehingga sekarang posisinya duduk diatas pahaku, sementara belahan kemaluannya menidih pada batang penisku yang rebah diatas perut.
bugil dan sex
tidak vulgar, dan ini membuat gairahku cepat bangkit. Sarungku sudah terdongkrak keatas sementara kulihat Atiek sering mencuri padang kearah sarungku yang memang sengaja tidak kusembunyikan. Sementara itu istriku sudah memindahkan kepalanya diatas lenganku dan jari tangannya meremas remas jari tanganku. Aku sudah hapal sekali, istriku pasti sudah terangsang.
Triyono menonton film itu dengan memeluk istrinya secara ketat dan tangannya mengusap usap payudara Atiek dari luar baju tidurnya, sesekali diciumnya bibir istrinya dalam dalam. Sementara itu kaki kanan Atiek ditekuk dan pahanya menindih paha istriku, sehingga tak terhindarkan baju tidurnya yang memang pendek makin tersingkap sehingga akupun makin leluasa melahap pahanya yang putih mulus, dan sebagian rambut dipangkal pahanya dengan sudut mataku.
bugil dan sex
“Mbak Rin,.. Aku jadi pengen nih..” Atiek bicara kepada istriku.
“Ya nggak apa apa, wong Mas nya nyanding koq.” Istriku menyahut sambil senyum penuh arti.
Aku makin terangsang, kumiringkan tubuhku menghadap istriku sehingga aku bisa melihat paha mulus Atiek, dan kuselusupkan tanganku dibalik blouse istriku yang tidak ber BH untuk meremas remas buah dadanya, sementara tangannya sudah masuk kesarungku untuk mengelus elus penisku yang sudah berdiri keras. Ia menutup tanganku dengan bantal sehingga gerilya yang kulakukan tidak terlihat oleh Triyono dan Atiek. Walaupun itu sebenarnya hal itu tidak perlu dilakukan, karena mereka sudah tidak memperhatikan kami lagi, keduanya sudah mulai tenggelam dalam percintaan.bugil dan sex
Ketika Atiek melepaskan seluruh pakaiannya dan mencopoti pakaian suaminya, Triyono menggeser posisinya merapat keistriku, sedangkan Atiek menindihkan tubuhnya yang bugil dari sebelah kanan, sehingga Triyono berdampingan dengan istriku.
Mereka berciuman sambil saling saling mengelus penuh nafsu, kulihat istriku sering melirik mereka dengan gairah, ikut terhanyut dengan adegan panas persis satu jengkal disampingnya.
Kali ini aku mengajak Triyono dan istrinya, tidak ada yang istimewa kami hanya ingin menikmati liburan dan seperti biasanya selesai makan siang dijalan, istriku mampir untuk beli pepes ikan Mas kesukaanku. Sampai di villa sekitar jam jam 2 siang, aku tidur pulas, sampai akhirnya dibangunkan istriku untuk makan malam. Kami makan malam berempat dengan nasi hangat dan pepes ikan.
bugil dan sex
Atiek sambil berubah posisi dengan setengah duduk dipaha suaminya dengan selangkangan yang terbuka lebar memperlihatkan vagina merah basah yang sangat indah, sementara tangan kanannya menggosokan gosokkan kemaluan suaminya ke klitorisnya, sementara buahdadanya menggantung diremas remas suaminya.
Posisinya tersebut membuat tubuh Triyono merenggang dari tubuh istriku sehingga tangan kiri istriku yang tertidih menjadi bebas. Dari padangan matanya yang sayu dan pahanya sudah direntangkan, aku tahu baha istriku sudah memberi lampu hijau. Dituntunnya penisku kearah lubang vaginanya, dan dalam tempo singkat aku sudah melayang menikmati jepitan lobang kemaluan istriku. Sementara aku mengocoknya perlahan lahan, istriku mendesis desis keenakan, kini wajah istriku menghadap kearah Triyono bahkan hanya berjarak sejengkal dengan wajah Triyono namun matanya terpejam.
bugil dan sex
Atiek sudah terlengkup ditubuh suaminya, sementara pinggulnya naik turun, mengocok batang suaminya yang sudah melesak ditelan liang kenikmatannya. Sekali kali tangannya meremas bokongku dan istriku melihat aktifitas tangan Atiek ini, tapi rupanya diapun tak ambil peduli. bahkan beberapa kali Triyono mencium mulut istriku yang tengah mendesis, istriku diam saja, walaupun tidak meresponnya. Entah kenapa aku tidak cemburu melihat istriku diciumi oleh Triyono saat sedang kusetubuhi, bahkan aku makin terangsang. Karena kulihat ciuman itu membuat istriku makin bergolak gairahnya. Ini kurasakan dari gerakan dan nafasnya mendengus tidak seperti adat biasanya.
Dalam waktu yang tidak terlalu lama gerakan istriku tak terkendali, bahkan ia membalas menyedot ciuman Triyono, dan pada saat itulah istriku menghentak hentakkan pinggulnya keatas, mulutnya menghisap mulut Triyono dalam dalam sambil merintih. Dia telah orgasme. Ini diluar kebiasaan, istriku biasanya cukup tahan lama, tapi kali ini dia cepat selesai, padahal aku merasa masih tahan lama.
Kuhentikan kocokanku, kucabut penisku, aku masih tanggung tetapi aku memang tidak ingin selesai sekarang, aku masih berharap istriku bangkit lagi setelah istirahat. Kutatap wajah istriku yang penuh kepuasan. Disampingnya kulihat Triyono menggengam tangan istriku.
bugil dan sex
Kulihat belahan kemaluannya yang merah penuh lendir, aku sudah tidak sabar lagi, kuangkat pinggangnya dengan kedua tanganku, Atiek cepat tanggap, sambil mengangkat pantatnya, diambilnya penisku dan diarahkan kelobang vaginanya. Dalam hitungan detik, kemaluanku sudah menyelusup kedalam vagina Atiek. Atiek melenguh pelan, badannya ambruk kedadaku dan wajahnya menempel disamping kepalaku sambil mendesis desis. Kuangkat pinggulku berusaha mengocok kemaluan Atiek, dan diapun mengikuti gerakanku tetapi pinggulnya digoyang memutar sedangkan otot vaginanya menjepit kemaluanku, jepitan dan putaran pinggulnya tidak akalh dengan istriku, kenikmatan menjalar keseluruh penisku.
Sepuluh menit telah berlalu dan kurasakan Atiek mulai mempercepat goyangannya, mulutnya menciumku dan lidahnya menerobos masuk ke mulutku. Nafasnya tersengal, aku segera mengerti bahwa sedang mulai masuk kemasa orgasme. Tanpa menunggu waktu lagi kupercepat kocokanku, karena kemaluankupun sudah berdenyut denyut enak, dan segera akan keluar.
Selesai makan malam kami menonton TV sambil ngobrol kesana kemari diruang keluarga. Setelah bosan ngobrol, Triyono mengambil inisiatif mengambil kasur dikamarnya dan dihamparkan didepan TV dia dan istrinya menonton TV sambil tiduran, dan akupun berbuat hal yang sama. Atiek masuk kamarnya dan mengganti dasternya dengan baju tidur yang amat tipis tanpa BH dan CD, ini terlihat jelas dari bayangan tubuhnya dibalik gaun tidurnya.
bugil dan sex
Kulihat dia sangat atraktif mempertontonkan tubuhnya didepanku dan didepan istriku. Kulihat Triyono acuh saja melihat tingkah istrinya. Kamipun menonton TV sambil tiduran, istriku dan Atiek tidur berdampingan ditengah sedangkan aku berada disamping istriku dipinggir. Acara TV terasa membosankan mungkin karena aku tidak bisa konsentrasi, aku lebih terpesona menikmati tubuh yang menggairahkan yang tergolek disamping istriku dan itu membuat adik kecilku dibalik sarung setengah ereksi.
“Pah.., puterin film yang hot.. dong.., aku kedinginan nih..” Atiek menyuruh suaminya memutar film porno.
Aku tahu mereka sering muter film porno karena kami sering tukar menukar film, tapi selama ini kami belum pernah nonton bersama sama.
Sebelum beranjak mengambil film, Triyono basa basi minta ijin istriku “Rin..muter film blue ya..”
“Terserah aja ” jawab istriku.
Filmnya cukup bagus dengan latar belakang jaman kekaisaran romawi, adegan sexnya
Tiba tiba Atiek menghentikan pergulatan dengan suaminya dan tangannya meraih blouse depan istriku dan melepas kancingnya.
“Biar adil dong Mbak..” sambil tangannya terus melolosi seluruh pakaian istriku.
Walaupun wajah istriku protes, tapi usaha mencegah tangan Atiek yang nakal, tidak serius sehingga dengan mudah Atiek melucuti pakaian istriku. Sekelebat kulihat mata Triyono melahap seluruh tubuh indah istriku, bahkan ia segera mengeser posisinya merapat ketubuh istriku, sehingga lengannya menempel pada pinggir payudara istriku.
Aku tak sempat berfikir macam macam, nafsuku mendominasi pikiranku, kucopot seluruh pakaianku sehingga kami berempat sudah bugil, kuciumi istriku, sambil jariku mengelus vaginanya yang sudah basah. Istriku mendesis desis keenakan tangan kanannya mendekap punggungku erat erat, sedangkan tangan kirinya tertindih tangan Triyono.
bugil dan sex
Kurasakan elusan lembut sebuah tangan halus menelusuri bokongku, bahkan kemudian mengarah keselangkangan dan mengelus buah zakarku. Aku sudah menduga pemilik tangan itu, dan hatiku berdesir ketika kulihat tangan Atiek lah yang sedang mengelus batang penisku, sambil mulutnya menciumi dada suaminya. Aku yakin Triyono melihat tangan istrinya yang sedang beroperasi di batangku yang keras seperti kayu, tapi dia tampak acuh saja, bahkan kini lengan kanannya telah mendidih susu istriku.
Istriku tidak menyadari atau pura pura tidak tahu bahwa tangan Triyono sudah menindih payudaranya, dan wajahnya dipalingkan kearah yang berlawanan.
bugil dan sex
dunia sex
dunia sex Oleh sebab itu maka sejak istriku melahirkan sampai anakku sekarang berumur 3 tahun, istriku masih sering tinggal di rumah orang tuanya. Anakku juga sudah terbiasa tinggal di sana. Kalau diajak pulang ke rumahku suka tidak betah dan minta pulang ke rumah neneknya. Di sana rumahnya selalu ramai. Ada kakak-kakak iparku yang juga sayang padanya dan selalu dimanjakan. Kalau pulang ke rumahku tidak seramai di sana. Di sini dia hanya punya 1 orang teman, yaitu pembantuku yang suka sibuk mengurusi segala keperluannya,
Tanpa buang waktu lebih lama dia langsung mengusap-usap batang kemaluanku yang dari tadi sudah berdiri tegak, dan tanpa disuruh dia juga langsung menciumi batang kemaluanku serta menjilatinya persis seperti anak kecil dibelikan es krim.dunia sex
“Eh Tia, aaahhh… aaahhh… (Setiawati nama pembantuku) kamu kok pintar banget sih, belajar dari mana?”
“Maaf ya Pak, saya sering ngintip Bapak waktu lagi nonton film porno, jadi saya sudah tau caranya, cuma saya masih ragu apakah Bapak mau berbuat begitu sama saya, soalnya saya kan cuma pembantu.”
“Pembantu kan cuma jabatannya tapi kalau memeknya kan sama aja.”
“Iya Pak tapi saya pernah dipesan oleh Ibu. Kamu jangan coba-coba ngerayu suami saya ya, nanti saya keluarin kamu, makanya Pak, Bapak jangan bilang-bilang sama Ibu ya, nanti kalau saya dikeluarin bagaimana, saya mau tinggal di mana Pak?”
sedangkan aku dan istriku sibuk mengurusi pekerjaan masing-masing.
Karena istriku jarang pulang, aku lebih sering tinggal bersama pembantuku. Segala keperluanku semuanya sudah diatur oleh pembantuku. Mulai dari menyiapkan makan, menyiapkan pakaianku untuk ke kantor, dan segala-galanya disiapkan olehnya. Hanya satu yang dia tidak bisa membantu, yaitu urusan seks. Memang untuk urusan yang satu itu, jika aku lagi kepingin aku menyuruh istriku pulang. Kami pun melakukannya sampai sama-sama puas. Bagaimana kalau istriku tidak bisa pulang atau dia lagi kedatangan “tamu” bulanannya? Itulah yang menjadi kendala bagiku. Lagi-lagi aku harus bermasturbasi (beronani) sendiri sambil menonton VCD porno atau membaca buku karangan Enny Errow, sambil mengelus-elus alat vitalku yang kian mengeras. Tak terasa lama-lama aku jadi mengocoknya, sampai akhirnya.. “Cret.. cret..” air maniku keluar. dunia sex com
Sebelumya memang aku bingung, aku ingin menceritakan kepada siapa. Aku takut kalau diceritakan teman-temanku malah menjadi bumerang bagiku. Terpaksa kusimpan terus pengalaman ini. Setelah aku menemukan website ini, maka aku merasa aman untuk menceritakan segala pengalaman-pengalaman nakalku selama ini. Sebelumnya aku mohon kritik dan saran dari teman-teman. Buat yang ingin berkenalan, silakan menghubungiku melalui e-mail. Kutunggu dengan senang hati.
Namaku Jemz, aku sudah berkeluarga dan mempunyai satu orang anak perempuan yang lucu dan manis. Sejak istriku melahirkan, dia tidak tinggal lagi serumah denganku. Dia disuruh tinggal di rumah orang tuanya, dengan alasan agar bayinya lebih terawat. Karena orang tuanya menganggapku baru pertama kali mempunyai bayi sehingga kurang pengalaman. Sebenarnya bukan hanya itu, sebab anakku adalah cucu pertamanya jadi mereka sangat sayang sekali. Tadinya aku pun disuruh pindah ke rumah orang tuanya, tapi aku tidak mau karena aku paling risih kalau disuruh tinggal di rumah orang. Walaupun rumahnya besar, lebih enak tinggal di rumah sendiri. Meskipun rumahnya agak kecil (tipe 150), tapi aku betah. Mau ngapain juga terserah dan bebas.
Malah pernah suatu kali aku lagi kepingin berat, ternyata istriku tidak bisa pulang, karena hari itu dia benar-benar capek sekali habis pulang kantor. Dan kalau begini urusannya pasti harus beronani ria lagi deh. Sesampainya di rumah, cepat-cepat aku memutar VCD porno yang baru kupinjam dari temanku di kantor. Sambil menonton, aku memainkan batang kemaluanku yang sudah menegang. Tapi tumben hari itu, sampai tanganku pegal, aku belum keluar-keluar juga. Aku lalu pindah ke kamar tidurku. Aku melepaskan semua pakaian yang melekat di tubuhku hingga aku benar-benar polos alias bugil.
dunia sex
Aku tidak sadar kalau pintu kamarku tidak tertutup rapat tidak tahunya pembantuku itu rupanya dari tadi mengintipku. Memang biasanya kalau aku sedang onani atau aku sedang bermain bersama istriku, pembantuku kusuruh jangan masuk ke ruang keluarga atau ke kamarku. Rupanya dia jadi curiga, sedang apa aku di sana dan rupanya dia sering mengintipku tanpa kusadari.
Oh ya, belum kukasih tahu ya, pembantuku itu orangnya memang cantik. Pendidikannya hanya SMP, bodynya langsing dan sintal, rambutnya sebahu, kulitnya putih bersih (mirip seperti artis siapa ya..). Tingginya sama seperti istriku, 172 cm, sedangkan aku sendiri, 180 cm. Umurnya baru 19 tahun, kalau dilihat sekilas sepertinya dia tidak cocok deh jadi pembantu mungkin cocoknya jadi istri keduaku kali ya? Statusnya juga tidak jelas, janda bukan perawan juga bukan. Dia pernah dikawinkan oleh orang tuanya, dengan lelaki yang sudah berumur sekitar 55 tahun. Baru kawin 5 hari dia kabur dari rumah suaminya, karena tidak tahan dengan perlakuan suaminya yang sering meminta pelayanan seks yang aneh-aneh. Dia pernah bercerita kepada istriku. Herannya justru istriku yang malah membahasnya. Entah bagaimana sih maksudnya?
akupun menarik selimut itu untuk menutupi tubuhku yang masih telanjang.
“Tia sini deh bisa tolong pijitin saya, tubuh saya pada sakit nih,” kataku sambil pura-pura mengalihkan pembicaraan.
Ragu-ragu sesaat, akhirnya ia menghampiriku dan berdiri di dekat ranjang.
“Ayo Tia pijitin dong! jangan diam saja,” dan akhirnya dia pun mau memijiti tubuhku.
Setelah beberapa lama dia pun bertanya kepadaku, “Pak, tadi Bapak lagi ngapain sih, kok sambil telanjang?”
“Ah.. tidak, saya lagi pakai obat biar tetap kuat,” jawabku seenaknya.
“Memangnya kalau tidak pakai obat, tidak kuat ya Pak?”dunia sex
“Itu loh Bu… (Ibu adalah panggilan untuk istriku) aku disuruh nungging eh tahu-tahu pantat saya ditusuk sama kontol suami saya. Wah.. sakitnya bukan kepalang Bu… Malah sehabis digituin oleh suami, saya jadi tidak bisa tahan lagi… Kalau saya sakit perut tau-tau langsung berak aja. Habis lubangnya jadi gede kali dan tidak bisa balik lagi ke semula. Padahal kan sudah ada tempatnya Bu, eh suamiku itu malah cari-cari lubang yang lain. Ini aja juga lubang memek saya jadinya gatal terus maunya dipegangin aja… Padahal ‘kan saya juga sudah kasih tau ke suami, agar dimasukinnya di lubang memek aja Mas… Jangan di pantat soalnya sakit sekali, Mas… Akhirnya saya jadi tidak bisa nahan berak… Tapi dia masih aja nusuknya di lubang pantat… Coba aja Ibu bayangin selama 5 hari lubang pantat saya ditusukin terus… Dari pada digituin setiap hari mendingan saya kabur aja ke Jakarta…”
Aku tahu itu karena aku sering “nguping” pembicaraan istriku dengan pembantuku yang cantik itu, waktu dia memijat istriku tempo hari.
Aku baru sadar kalau pembantuku itu mengintip. Ketika dia ngintip, rupanya dia sedang masturbasi juga. Baju roknya diangkat ke atas tanpa pakai CD. Jari tangan kanannya dimasukkan ke dalam liang kemaluannya. Matanya merem-melek dan tanpa disengaja rupanya dia telah mendorong pintu kamarku yang memang tidak tertutup rapat. Aku yang sedang asyik mengocok batang kemaluanku, kaget setengah mati melihatnya. Tahu-tahu dia sudah berdiri di depan kamar, asyik bermasturbasi sambil mendesah-desah keenakan. Dia juga tidak kalah kagetnya karena ketahuan mengintipku. Spontan dia langsung bilang, “Maaf ya Pak tadi saya tidak sengaja menyentuh pintu kamar Bapak, saya lagi mau nyapuin lantai.”
dunia sex
Memang sih di sebelah dia ada sapu lantai, aku langsung saja jawab, “Itu tangan kanan kamu kenapa pegangin memek terus, emangnya takut hilang?” rupanya dia tidak sadar bahwa baju roknya masih terangkat ke atas dan tanpa CD sehingga dengan jelas aku dapat memandangi kemaluannya yang indah disertai bulu-bulu halus yang baru mulai tumbuh. “Eh.. anu.. Pak, tidak apa-apa,” jawabnya. Buru-buru dia menutupi auratnya. Dengan gerakan reflex,
dunia sex
“Sembarangan, emangnya kamu kamu coba,” kataku lagi, “Laah kamu sendiri ngapain, lagi nyapu kok tangannya dimasuk-masukin ke memek?”
“Ah.. nggak Pak, ini memek saya dari pagi gatal terus maunya dipegang-pegang aja..”
Coba sini saya periksa, jangan-jangan kamu terkena penyakit lagi.”
“Ah jangan Pak, saya malu, biar saya garuk sendiri aja, tapi ngomong-ngomong Bapak juga lagi ngapain, kok telanjang sendirian?”
“Ah, tidak, saya juga dari pagi lagi gatal nih.”
“Ibu nggak datang ya Pak?”dunia sex
“Tidak, Ibu kecapean kali. Habis di kantornya lagi banyak kerjaan.”
“Pak, kalau saya garukin mau nggak Pak?”
“Ia sini garukin saya, tapi pelan-pelan ya.”
“Tenang saja Pak kalau soal garuk-menggaruk saya sudah ahli Pak, soalnya saya pernah diajari oleh bekas suami saya.”
dunia sex
Tanpa buang waktu lebih lama dia langsung mengusap-usap batang kemaluanku yang dari tadi sudah berdiri tegak, dan tanpa disuruh dia juga langsung menciumi batang kemaluanku serta menjilatinya persis seperti anak kecil dibelikan es krim.dunia sex
“Eh Tia, aaahhh… aaahhh… (Setiawati nama pembantuku) kamu kok pintar banget sih, belajar dari mana?”
“Maaf ya Pak, saya sering ngintip Bapak waktu lagi nonton film porno, jadi saya sudah tau caranya, cuma saya masih ragu apakah Bapak mau berbuat begitu sama saya, soalnya saya kan cuma pembantu.”
“Pembantu kan cuma jabatannya tapi kalau memeknya kan sama aja.”
“Iya Pak tapi saya pernah dipesan oleh Ibu. Kamu jangan coba-coba ngerayu suami saya ya, nanti saya keluarin kamu, makanya Pak, Bapak jangan bilang-bilang sama Ibu ya, nanti kalau saya dikeluarin bagaimana, saya mau tinggal di mana Pak?”
sedangkan aku dan istriku sibuk mengurusi pekerjaan masing-masing.
Karena istriku jarang pulang, aku lebih sering tinggal bersama pembantuku. Segala keperluanku semuanya sudah diatur oleh pembantuku. Mulai dari menyiapkan makan, menyiapkan pakaianku untuk ke kantor, dan segala-galanya disiapkan olehnya. Hanya satu yang dia tidak bisa membantu, yaitu urusan seks. Memang untuk urusan yang satu itu, jika aku lagi kepingin aku menyuruh istriku pulang. Kami pun melakukannya sampai sama-sama puas. Bagaimana kalau istriku tidak bisa pulang atau dia lagi kedatangan “tamu” bulanannya? Itulah yang menjadi kendala bagiku. Lagi-lagi aku harus bermasturbasi (beronani) sendiri sambil menonton VCD porno atau membaca buku karangan Enny Errow, sambil mengelus-elus alat vitalku yang kian mengeras. Tak terasa lama-lama aku jadi mengocoknya, sampai akhirnya.. “Cret.. cret..” air maniku keluar. dunia sex com
Sebelumya memang aku bingung, aku ingin menceritakan kepada siapa. Aku takut kalau diceritakan teman-temanku malah menjadi bumerang bagiku. Terpaksa kusimpan terus pengalaman ini. Setelah aku menemukan website ini, maka aku merasa aman untuk menceritakan segala pengalaman-pengalaman nakalku selama ini. Sebelumnya aku mohon kritik dan saran dari teman-teman. Buat yang ingin berkenalan, silakan menghubungiku melalui e-mail. Kutunggu dengan senang hati.
Namaku Jemz, aku sudah berkeluarga dan mempunyai satu orang anak perempuan yang lucu dan manis. Sejak istriku melahirkan, dia tidak tinggal lagi serumah denganku. Dia disuruh tinggal di rumah orang tuanya, dengan alasan agar bayinya lebih terawat. Karena orang tuanya menganggapku baru pertama kali mempunyai bayi sehingga kurang pengalaman. Sebenarnya bukan hanya itu, sebab anakku adalah cucu pertamanya jadi mereka sangat sayang sekali. Tadinya aku pun disuruh pindah ke rumah orang tuanya, tapi aku tidak mau karena aku paling risih kalau disuruh tinggal di rumah orang. Walaupun rumahnya besar, lebih enak tinggal di rumah sendiri. Meskipun rumahnya agak kecil (tipe 150), tapi aku betah. Mau ngapain juga terserah dan bebas.
Malah pernah suatu kali aku lagi kepingin berat, ternyata istriku tidak bisa pulang, karena hari itu dia benar-benar capek sekali habis pulang kantor. Dan kalau begini urusannya pasti harus beronani ria lagi deh. Sesampainya di rumah, cepat-cepat aku memutar VCD porno yang baru kupinjam dari temanku di kantor. Sambil menonton, aku memainkan batang kemaluanku yang sudah menegang. Tapi tumben hari itu, sampai tanganku pegal, aku belum keluar-keluar juga. Aku lalu pindah ke kamar tidurku. Aku melepaskan semua pakaian yang melekat di tubuhku hingga aku benar-benar polos alias bugil.
dunia sex
Aku tidak sadar kalau pintu kamarku tidak tertutup rapat tidak tahunya pembantuku itu rupanya dari tadi mengintipku. Memang biasanya kalau aku sedang onani atau aku sedang bermain bersama istriku, pembantuku kusuruh jangan masuk ke ruang keluarga atau ke kamarku. Rupanya dia jadi curiga, sedang apa aku di sana dan rupanya dia sering mengintipku tanpa kusadari.
Oh ya, belum kukasih tahu ya, pembantuku itu orangnya memang cantik. Pendidikannya hanya SMP, bodynya langsing dan sintal, rambutnya sebahu, kulitnya putih bersih (mirip seperti artis siapa ya..). Tingginya sama seperti istriku, 172 cm, sedangkan aku sendiri, 180 cm. Umurnya baru 19 tahun, kalau dilihat sekilas sepertinya dia tidak cocok deh jadi pembantu mungkin cocoknya jadi istri keduaku kali ya? Statusnya juga tidak jelas, janda bukan perawan juga bukan. Dia pernah dikawinkan oleh orang tuanya, dengan lelaki yang sudah berumur sekitar 55 tahun. Baru kawin 5 hari dia kabur dari rumah suaminya, karena tidak tahan dengan perlakuan suaminya yang sering meminta pelayanan seks yang aneh-aneh. Dia pernah bercerita kepada istriku. Herannya justru istriku yang malah membahasnya. Entah bagaimana sih maksudnya?
akupun menarik selimut itu untuk menutupi tubuhku yang masih telanjang.
“Tia sini deh bisa tolong pijitin saya, tubuh saya pada sakit nih,” kataku sambil pura-pura mengalihkan pembicaraan.
Ragu-ragu sesaat, akhirnya ia menghampiriku dan berdiri di dekat ranjang.
“Ayo Tia pijitin dong! jangan diam saja,” dan akhirnya dia pun mau memijiti tubuhku.
Setelah beberapa lama dia pun bertanya kepadaku, “Pak, tadi Bapak lagi ngapain sih, kok sambil telanjang?”
“Ah.. tidak, saya lagi pakai obat biar tetap kuat,” jawabku seenaknya.
“Memangnya kalau tidak pakai obat, tidak kuat ya Pak?”dunia sex
“Itu loh Bu… (Ibu adalah panggilan untuk istriku) aku disuruh nungging eh tahu-tahu pantat saya ditusuk sama kontol suami saya. Wah.. sakitnya bukan kepalang Bu… Malah sehabis digituin oleh suami, saya jadi tidak bisa tahan lagi… Kalau saya sakit perut tau-tau langsung berak aja. Habis lubangnya jadi gede kali dan tidak bisa balik lagi ke semula. Padahal kan sudah ada tempatnya Bu, eh suamiku itu malah cari-cari lubang yang lain. Ini aja juga lubang memek saya jadinya gatal terus maunya dipegangin aja… Padahal ‘kan saya juga sudah kasih tau ke suami, agar dimasukinnya di lubang memek aja Mas… Jangan di pantat soalnya sakit sekali, Mas… Akhirnya saya jadi tidak bisa nahan berak… Tapi dia masih aja nusuknya di lubang pantat… Coba aja Ibu bayangin selama 5 hari lubang pantat saya ditusukin terus… Dari pada digituin setiap hari mendingan saya kabur aja ke Jakarta…”
Aku tahu itu karena aku sering “nguping” pembicaraan istriku dengan pembantuku yang cantik itu, waktu dia memijat istriku tempo hari.
Aku baru sadar kalau pembantuku itu mengintip. Ketika dia ngintip, rupanya dia sedang masturbasi juga. Baju roknya diangkat ke atas tanpa pakai CD. Jari tangan kanannya dimasukkan ke dalam liang kemaluannya. Matanya merem-melek dan tanpa disengaja rupanya dia telah mendorong pintu kamarku yang memang tidak tertutup rapat. Aku yang sedang asyik mengocok batang kemaluanku, kaget setengah mati melihatnya. Tahu-tahu dia sudah berdiri di depan kamar, asyik bermasturbasi sambil mendesah-desah keenakan. Dia juga tidak kalah kagetnya karena ketahuan mengintipku. Spontan dia langsung bilang, “Maaf ya Pak tadi saya tidak sengaja menyentuh pintu kamar Bapak, saya lagi mau nyapuin lantai.”
dunia sex
Memang sih di sebelah dia ada sapu lantai, aku langsung saja jawab, “Itu tangan kanan kamu kenapa pegangin memek terus, emangnya takut hilang?” rupanya dia tidak sadar bahwa baju roknya masih terangkat ke atas dan tanpa CD sehingga dengan jelas aku dapat memandangi kemaluannya yang indah disertai bulu-bulu halus yang baru mulai tumbuh. “Eh.. anu.. Pak, tidak apa-apa,” jawabnya. Buru-buru dia menutupi auratnya. Dengan gerakan reflex,
dunia sex
“Sembarangan, emangnya kamu kamu coba,” kataku lagi, “Laah kamu sendiri ngapain, lagi nyapu kok tangannya dimasuk-masukin ke memek?”
“Ah.. nggak Pak, ini memek saya dari pagi gatal terus maunya dipegang-pegang aja..”
Coba sini saya periksa, jangan-jangan kamu terkena penyakit lagi.”
“Ah jangan Pak, saya malu, biar saya garuk sendiri aja, tapi ngomong-ngomong Bapak juga lagi ngapain, kok telanjang sendirian?”
“Ah, tidak, saya juga dari pagi lagi gatal nih.”
“Ibu nggak datang ya Pak?”dunia sex
“Tidak, Ibu kecapean kali. Habis di kantornya lagi banyak kerjaan.”
“Pak, kalau saya garukin mau nggak Pak?”
“Ia sini garukin saya, tapi pelan-pelan ya.”
“Tenang saja Pak kalau soal garuk-menggaruk saya sudah ahli Pak, soalnya saya pernah diajari oleh bekas suami saya.”
dunia sex
Langganan:
Entri (Atom)